Plt Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono tampak menghadiri kegiatan halal bihalal Keluarga Besar DPP Partai Golkar, di Kantor DPP Partai Golkar, Senin (15/4/2024) malam.
Tentu hal ini cukup mengejutkan, mengingat PPP bukan partai pendukung presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Saat ditanyai oleh awak media, apakah dirinya diundang dan apakah kehadiran dirinya sebagai bentuk pertanda, bahwa PPP akan gabung ke koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran nantinya, ia hanya tersenyum lebar.
“Hehe kalau diundang ya hadir. Ini momen maaf-maafan,” ucap Mardiono di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Senin (15/4/2024) malam.
Selain PPP, berdasarkan pantauan inilah.com juga tampak Wakil Menteri Luar Negeri Pahala Nugraha Mansury dan Ketum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. Disusul oleh kehadiran Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) didampingi oleh Waketum Viva Yoga Mauladi, serta Ketua DPP Dessy Ratnasari.
Sebelumnya, Halalbihalal keluarga besar DPP Partai Golkar tak hanya dihadiri oleh para kader, melainkan juga beberapa petinggi parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Pantauan Inilah.com di lokasi, beberapa menit setelah hadirnya Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto pada 18.27 WIB, tampak hadir Ketum Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi, disusul Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Ferry Noor.
Tak berselang lama, juga tiba Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep didampingi oleh Sekjen PSI Raja Juli. Selain itu, hadir pula Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.
Hingga saat ini, acara yang dijadwalkan mulai pada pukul 19.00 WIB belum berlangsung dan masih menunggu sejumlah elite dari parpol lainnya.
Sementara itu, beberapa elite Golkar yang sudah tiba, yaitu Sekjen Partai Golkar Lodewijk F. Paulus, Waketum Partai Golkar Nurul Arifin, Adies Kadir, Ketua Bappilu Partai Golkar Maman Abdurrahman, Ketua Dewan Pakar Agung Laksono. Lalu hadir pula Ketua Dewan Penasihat Luhut B. Pandjaitan, Menpora Dito Ariotedjo, serta Wamendag Jerry Sambuaga.
(Sumber)





