Politiknesia.com

Lewat Program TAMASYA, Mendukbangga Wihaji Ingin Pastikan Pola Asuh Yang Benar Untuk Anak Indonesia

Menteri Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Wihaji menegaskan, program Pekan Merah Putih Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak) memiliki tujuan jangka panjang dalam memastikan anak-anak Indonesia mendapat pola asuh yang benar.

Hal ini, menurutnya, menjadi kunci dalam membentuk generasi yang berperilaku baik dan siap menghadapi tantangan zaman ke depan.

“Jadi begini, kementerian kita mengurus siklus kehidupan, mulai dari calon pengantin (catin) sampai lansia, mulai calon pengantin nanti punya anak, kemudian anak kita apakan? Targetnya adalah memastikan anak untuk

Ia menjelaskan, pola asuh yang tepat merupakan tanggung jawab besar BKKBN dalam mencegah sekaligus mengubah perilaku anak agar tumbuh dengan karakter positif.

“Bagaimana pola asuh yang benar inilah PR dari kementerian kita, tugasnya kan mencegah dan merubah perilaku, sehingga anak-anak ini dengan pola asuh yang benar, akan berperilaku yang baik, yang dengan berbagai tantangannya, itu menjadi masalah buat kita,” tuturnya.

Lebih lanjut, Wihaji juga menyoroti pengaruh gadget terhadap perkembangan anak. Ia menyebut, alat gawai itu jika tidak digunakan dengan benar maka akan memengaruhi perilaku anak ke depan.

“Kalau nggak hati-hati, termasuk tadi disampaikan oleh dokter Mesti, sekaligus saya setuju selaku menteri tentang bagaimana hari ini, handphone maupun gadget bagian dari keluarga, menurut saya, bagian dari keluarga baru kalau nggak hati-hati, akan berpengaruh terhadap perilaku anak,” ujar Wihaji.

Lebih jauh, ia juga mengungkapkan pola asuh memiliki dampak signifikan terhadap kecerdasan anak. Wihaji menegaskan, program ini bertujuan memberikan ruang pola asuh yang tepat sehingga anak-anak Indonesia bisa tumbuh menjadi generasi hebat.

“Tadi dokter Mesti juga menjelaskan, IQ-nya itu 30 persen dipengaruhi oleh pola asuh. Jadi tidak hanya gen, tapi ada faktor lain, bahwa pola asuh sangat mempengaruhi IQ-nya 30 persen,” pungkasnya.(Sumber)