Politiknesia.com

Mendukbangga Wihaji Soal Fenomena Anak Muda Tunda Nikah: Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Terkait banyaknya anak muda menunda untuk menikah, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji punya analisis tersendiri.

Dia menyebut, sebagian generasi muda memilih tunda pernikahan karena diliputi kecemasan terkait kondisi ekonomi dan pengasuhan anak.

Menurut dia, pemerintah menangkap adanya kekhawatiran di kalangan anak muda, mengenai kemampuan memenuhi kebutuhan keluarga setelah menikah. Termasuk soal siapa yang akan mengasuh anak ketika kedua orang tuanya bekerja.

“Mungkin ada sebagian yang menunda pernikahan. Setelah kita lihat, kenapa ada sebagian yang menunda pernikahan? Karena ada ketakutan dan kecemasan ekonominya bagaimana,” kata Wihaji kepada wartawan di Kantor Kemendukbangga, Jakarta Timur, Senin (15/6/2026).

Selain faktor ekonomi, Wihaji mengatakan banyak calon orang tua yang khawatir harus meninggalkan pekerjaan untuk mengasuh anak setelah berkeluarga.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga menjalankan program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang menyediakan layanan penitipan anak atau day care.

Hingga saat ini, kata dia, terdapat 3.366 day care binaan Kemendukbangga yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. “Kita memberikan harapan bahwa jangan cemas, ini bagian dari salah satu solusi,” ujar Wihaji.

Meski demikian, ia mengakui program tersebut tidak dapat menyelesaikan seluruh persoalan yang melatarbelakangi penundaan pernikahan. Namun, pemerintah berupaya menghadirkan berbagai pilihan solusi untuk membantu pasangan muda yang ingin membangun keluarga.

“Gerakan Ayah Teladan Indonesia bisa juga untuk memberikan penguatan bahwa kecemasan, ketakutan itu kita hilangkan dan jangan takut untuk menikah dengan catatan syaratnya memenuhi,” jelas Wihaji.

Ia menegaskan, pemerintah menghormati keputusan sebagian anak muda yang memilih menunda pernikahan. Namun, berbagai program tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kekhawatiran yang menjadi alasan utama penundaan pernikahan di kalangan generasi muda.(Sumber)