Ketua DPP Golkar, Dave Laksono, mengatakan partainya terbuka menerima kader dari mana pun. Termasuk bila Presiden Joko Widodo dan wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka bila ingin menjadi kader Golkar.
“Golkar adalah partai terbuka, anda pun kalau mau masuk silakan. Jadi tidak ada larangan bagi siapa pun setiap warga Indonesia untuk masuk ke dalam partai,” kata Dave saat ditemui usai sidang tahunan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8).
Namun khusus jika ingin menjadi ketua umum, kata Dave, ada aturan yang diatur dalam AD/ART Partai Golkar yang diatur pada Pasal 18 Ayat 4 AD/ART.
Dalam aturan itu disyaratkan agar caketum harus pernah menjadi pengurus Golkar tingkat pusat dan/atau pengurus tingkat provinsi selama 1 periode.
Artinya, baik Jokowi ataupun Gibran tidak bisa serta merta menjadi ketua umum partai. Kecuali, aturan syarat menjadi ketua umum ini diubah terlebih dahulu.
Terkait perubahan ini, Dave mengatakan perubahan aturan ini bisa saja terjadi dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pekan.
“Jadi dalam Munas atau Munaslub semua hal bisa diambil karena itu adalah forum pengambilan keputusan tertinggi di dalam Partai Golkar jadi segala hal diputuskan dalam Munas Partai Golkar,” kata Dave.
(Sumber)





