Politiknesia.com

Ekonomi Tumbuh 7,04 Persen, Gubernur Ansar Ahmad Gandeng KADIN Perkuat Kolaborasi Investasi di Kepri

Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kepulauan Riau harus tampil sebagai motor penggerak dunia usaha yang mampu merangkul seluruh pelaku ekonomi, mulai dari pengusaha besar hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penegasan tersebut disampaikan Ansar saat menghadiri pengukuhan Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2026–2031 di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (16/6/2026).

Menurut Ansar, kepengurusan baru KADIN Kepri harus mampu menjadi wadah yang inklusif, adaptif, dan mampu menerjemahkan berbagai peluang investasi menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Iskandarsyah Dorong Penguatan BP Karimun untuk Percepat Arus Investasi, Bahas Akselerasi Pembangunan Ekonomi
Ansar Usul Penyengat Heritage Digelar Sepekan Penuh dan Dikaitkan dengan Haul Raja Ali Haji
22 Juni 2026 8

“Kepengurusan yang baru ini diharapkan mampu menjadi wadah yang inklusif, adaptif, serta mampu menerjemahkan peluang investasi menjadi aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Ansar.

Gubernur menjelaskan bahwa Kepulauan Riau memiliki posisi strategis dalam peta ekonomi nasional maupun internasional. Letaknya yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara ASEAN serta berada di jalur perdagangan dunia menjadi modal besar untuk mengembangkan investasi, industri, sektor maritim, dan pariwisata.

Didukung keberadaan berbagai kawasan strategis seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kawasan Free Trade Zone (FTZ), kawasan industri, hingga pengembangan ekonomi digital, Kepri dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

Ansar berharap KADIN Kepri dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengoptimalkan seluruh potensi tersebut guna menciptakan lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta memperkuat daya saing daerah.

Dalam kesempatan itu, Ansar juga memaparkan sejumlah capaian positif pembangunan daerah. Pada Triwulan I Tahun 2026, ekonomi Kepulauan Riau tumbuh sebesar 7,04 persen secara tahunan, menjadikannya yang tertinggi di Sumatera dan masuk lima besar nasional.

Tak hanya itu, realisasi investasi pada tahun 2025 mencapai Rp64,67 triliun atau meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara sektor pariwisata juga menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 12,93 persen sepanjang Januari hingga April 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurut Ansar, capaian tersebut harus menjadi modal bersama untuk terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha agar pertumbuhan ekonomi yang terjadi dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Sebelumnya, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, secara resmi mengukuhkan Dewan Pengurus KADIN Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2026–2031.

Kepengurusan KADIN Kepri periode 2026–2031 dipimpin oleh Ir Mustava yang diharapkan mampu membawa organisasi tersebut menjadi garda terdepan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat iklim investasi, serta memberdayakan pelaku UMKM di Kepulauan Riau.

Dengan pengukuhan kepengurusan baru ini, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan semakin kuat guna mewujudkan Kepulauan Riau sebagai pusat investasi dan pertumbuhan ekonomi yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. (Sumber)