Politiknesia.com

Humza Yousaf Mundur, Parlemen Skotlandia Punya Waktu 28 Hari Pilih PM Baru

Perdana Menteri Skotlandia Humza Yousaf mengundurkan diri setelah menjabat selama 13 bulan.

Yousaf menyebut pengunduran diri terjadi karena ia memutus perjanjian pembagian kekuasaan Partai Nasional Skotlandia (SNP) dengan Partai Hijau Skotlandia.

“Saya tidak bersedia menukar nilai-nilai dan prinsip-prinsip saya atau melakukan kesepakatan dengan siapa pun hanya demi mempertahankan kekuasaan,” ujar Yousaf seperti dikutip Al Jazeera, Senin (29/4/2024).

Hal tersebut kian memicu kemarahan dari partai oposisi Skotlandia yang memberikan mosi tidak percaya terhadap Yousaf.

Yousaf telah menjabat sebagai pemimpin dari Partai Nasional Skotlandia (SNP) selama lebih dari satu tahun. Dia merupakan perdana menteri Muslim pertama di negara tersebut.

Skandal penggelapan dana yang menimpa eks pemimpin SNP, Nicola Sturgeon, juga memperkuat keinginan Yousef untuk mengundurkan diri.

Sebab, Yousaf ingin memperbaiki citra partainya akibat tuduhan kasus tersebut. Hal ini juga bersamaan dengan meredupnya rencana referendum kemerdekaan Skotlandia untuk secara total lepas dari Inggris yang menjadi perhatian utama SNP.

Selain itu, masalah internal antar partai koalisi yang memanas juga menjadi salah satu faktor pendukung dari pengunduran diri Yousaf.

Kini, parlemen Skotlandia mempunyai waktu selama 28 hari untuk memilih perdana menteri baru.

(Sumber)