Politiknesia.com

Menko Airlangga Resmikan Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI di Gresik, Nilai Investasi Rp. 10,2 Triliun

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meresmikan pembangunan pabrik melamin pertama dan terbesar di Indonesia yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur.

Menko Perekonomian Airlangga mengatakan kalau Pemerintah terus memperkuat agenda hilirisasi industri sebagai bagian dari strategi transformasi ekonomi nasional guna meningkatkan nilai tambah, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong daya saing industri dalam negeri di tengah dinamika perekonomian global yang penuh tantangan.

“Kita berkumpul hari ini untuk menyaksikan tonggak penting dalam perjalanan industri Indonesia, yaitu peletakan batu pertama pabrik melamin pertama dan terbesar di Indonesia,” katanya, dikutip dari siaran pers, Selasa (14/4/2026).

Airlangga mengungkapkan, pembangunan pabrik melamin tersebut merupakan bagian dari pengembangan kawasan industri terintegrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.

Proyek pabrik melamin yang dikembangkan oleh PT GEABH Joint Technology ini memiliki nilai investasi sekitar 600 juta Dolar AS (sekitar Rp 10,2 triliun) serta menjadi bagian dari pengembangan industri hilir berbasis gas alam.

Melalui proyek ini, gas alam akan diolah menjadi amonia cair yang selanjutnya dikembangkan menjadi produk turunan seperti urea, melamin, dan amonium nitrat yang memiliki nilai tambah tinggi.

Produk-produk tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai sektor strategis, antara lain pertanian, industri kimia, serta manufaktur, sekaligus membuka peluang ekspor dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Lebih lanjut, tambah Airlangga, proyek ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan aktivitas ekonomi di kawasan sekitar.

“Pemerintah Indonesia tetap berkomitmen untuk memastikan iklim investasi yang kondusif. Kami akan terus memberikan dukungan dan insentif yang diperlukan agar PT GEABH Joint Technology serta seluruh investor di KEK ini dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” pungkasnya.(Sumber)