Politiknesia.com

2,9 Juta Warga Singapura Girang, Raih Bantuan Tunai hingga Rp. 7 Juta

Sekitar 2,9 juta warga Singapura berusia 21 tahun ke atas pada 2025 akan menerima antara S$200 dan S$600 atau sekitar Rp2,3 juta hingga Rp7 juta dalam bentuk tunai pada Desember. Bantuan ini untuk meringankan biaya hidup bagi rumah tangga Singapura.

Bantuan tunai ini termasuk dalam Paket Jaminan, selain membantu meringankan tekanan biaya hidup bagi rumah tangga Singapura juga memberikan lebih banyak dukungan bagi keluarga berpenghasilan rendah dan menengah. Paket ini ditingkatkan sebesar S$1,9 miliar pada Anggaran 2024.

“Pada Desember 2024, warga negara dewasa Singapura yang memenuhi syarat akan menerima berbagai manfaat dari pemerintah, untuk meringankan tekanan biaya hidup, mengimbangi biaya perawatan kesehatan, dan membangun tabungan mereka untuk masa pensiun,” kata Kementerian Keuangan (MOF), Kementerian Kesehatan (MOH), dan Kementerian Tenaga Kerja (MOM) dalam rilis bersama, Kamis (14/11/2024), mengutip Channel News Asia (CNA).

Selain pembayaran tunai, sekitar 1,4 juta warga Singapura yang lahir antara 1974 dan 2003 inklusif akan menerima tambahan MediSave satu kali sebesar S$300 hingga S$500 (sekitar Rp3,5-5 juta) pada bulan depan.

Berdasarkan Paket Majulah – Bonus MediSave, sekitar 1,6 juta warga Singapura yang lahir pada 1973 atau sebelumnya akan menerima tambahan MediSave satu kali sebesar S$1.250 atau S$2.000 (sekitar Rp14,7-23,6 juta) pada bulan Desember.

“Top-up MediSave ini ditingkatkan pada Oktober 2024 sebagai bagian dari dukungan pemerintah tambahan untuk mengimbangi kenaikan premi MediShield Life, bersamaan dengan peningkatan MediShield Life yang akan datang,” kata kementerian tersebut. Secara kolektif, ini akan memberikan dukungan terhadap biaya perawatan kesehatan sekitar 3 juta warga Singapura.

Sebagai bagian dari Paket Majulah, sekitar 800.000 warga negara Singapura yang memenuhi syarat dan lahir pada 1973 atau sebelumnya akan menerima Bonus Tabungan Pensiun satu kali sebesar S$1.000 atau USS$1.500 (sekitar Rp1,2-1,7 juta) di akun Dana Provident Pusat (CPF) mereka, tergantung pada jumlah tabungan pensiun CPF yang mereka miliki.

Penerima yang memenuhi syarat akan secara otomatis menerima pembayaran mulai bulan Desember, tergantung pada cara mereka menerima pembayaran. Warga Singapura dapat memeriksa kelayakan mereka di situs web govbenefits dengan masuk menggunakan Singpass mereka. Mereka akan diberi tahu melalui SMS setelah pembayaran atau top-up dikreditkan. Bagi warga yang tidak memiliki nomor ponsel terdaftar di Singpass akan mengirimkan surat.

(Sumber)