Bermula dari Jalur Gaza, kini konflik meluas ke wilayah Timur Tengah lainnya. Serangkaian serangan yang sejak 7 Oktober 2023 ditargetkan oleh kelompok militan Houthi terhadap kapal-kapal terafiliasi Israel di Laut Merah menggiring Amerika Serikat beserta sekutunya, Inggris, untuk meluncurkan serangan balasan ke Yaman.
Juru bicara militer Houthi, Brigjen Yahya Saree, pada Kamis (11/1) mengatakan 73 serangan AS dan Inggris telah menghantam lima wilayah di Yaman — termasuk Saana.
Saree menambahkan, serangan itu menewaskan lima orang dan melukai enam lainnya. Yaman mengecam serangan tesebut, seraya menjanjikan sebuah serangan balasan.
“Musuh Amerika dan Inggris memikul tanggung jawab penuh atas agresi kriminalnya terhadap rakyat Yaman, dan tidak akan dibiarkan begitu saja dan tidak akan dihukum,” ujar Saree, seperti dikutip dari AFP.
Balasan untuk Houthi
Menurut siaran pers yang dirilis Gedung Putih, Presiden AS Joe Biden mengaku memerintahkan peluncuran serangan itu ke Yaman setelah Houthi menargetkan kapal-kapal milik AS di perairan internasional pada Selasa (9/1).
Serangan di hari itu, menurut Biden, merupakan serangan Houthi yang paling besar dan signifikan. “Pada tanggal 9 Januari, Houthi melancarkan serangan terbesar mereka hingga saat ini-yang secara langsung menargetkan kapal-kapal Amerika,” kata Biden.
“Serangan-serangan ini telah membahayakan personel AS, pelaut sipil, dan mitra kami, membahayakan perdagangan, dan mengancam kebebasan bernavigasi,” sambung dia.
Pukulan terakhir bagi Barat tampaknya datang pada kemarin pagi, ketika militer AS melaporkan Houthi telah menembakkan rudal balistik anti-kapal ke jalur pelayaran internasional di Teluk Aden.
“Ini merupakan serangan ke-27 terhadap pelayaran internasional di Laut Merah sejak 19 November,” kata militer AS.
Atas dasar itulah, Biden kemudian mengerahkan jet-jet tempur dan rudal Tomahawk ke sejumlah wilayah di dalam Yaman yang dikuasai Houthi. Biden mengungkapkan serangan balasan tersebut didukung oleh negara-negara sekutunya termasuk Bahrain.
Ada Nama Bahrain dan Singapura
Tergabung dalam negara Arab, Bahrain dan Uni Emirat Arab (UEA) memutuskan menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel yang diperantarai AS pada 2020. Normalisasi hubungan tersebut dinamai Abraham Accords.
“Hari ini, atas arahan saya, pasukan militer AS-bersama-sama dengan Inggris dan dengan dukungan dari Australia, Bahrain, Kanada, dan Belanda berhasil melakukan serangan terhadap sejumlah target di Yaman yang digunakan oleh pemberontak Houthi untuk membahayakan kebebasan bernavigasi di salah satu jalur perairan paling vital di dunia,” jelas Biden.
“Serangan-serangan ini merupakan respons langsung terhadap serangan Houthi yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap kapal-kapal maritim internasional di Laut Merah — termasuk penggunaan rudal balistik anti-kapal untuk pertama kalinya dalam sejarah,” sambung dia.
Adapun Australia, Bahrain, dan Belanda tergabung dalam sebuah misi multinasional bernama Operation Prosperity Guardian yang dipimpin dan dibentuk AS pada Desember lalu. Beranggotakan 10 negara, misi ini bertujuan melawan serangan Houthi yang didukung Iran di Laut Merah.
Operation Prosperity Guardian dibentuk saat Menteri Pertahanan AS Lloyd Austion mengunjungi Timur Tengah, termasuk Israel, untuk membicarakan krisis di Jalur Gaza.
Berada di bawah komando AS, ke-10 negara yang bergabung untuk melawan Houthi di Laut Merah antara lain:
Namun, berdasarkan perkembangan terbaru Singapura dan Sri Lanka pada pekan ini dilaporkan ikut bergabung dalam Operation Prosperity Guardian. Menurut laporan Channel News Asia, Singapura tidak akan mengerahkan armada apa pun — tetapi bakal berkontribusi dalam bentuk mengirim personel untuk berbagi informasi dan perencanaan.
“Ini adalah bagian dari upaya untuk memastikan kebebasan navigasi di jalur komunikasi laut global yang penting ini,” bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Singapura pada Selasa (9/1).
Houthi — yang sejak 2014 telah menguasai sebagian wilayah Yaman termasuk Ibu Kota Saana, meluncurkan serangan drone dan rudal di Laut Merah sebagai bentuk protesnya atas agresi Israel di Jalur Gaza.(Sumber)





