Politiknesia.com

Mendagri Tito Karnavian: 17 Kepala Daerah Kader PDIP Gabung Retreat di Magelang

Mendagri Tito Karnavian mengatakan 17 kepala daerah kader PDIP telah bergabung retreat di Akmil, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (24/2) malam.

“Saya dengar tadi malam ada berapa 17 kalau enggak salah. Ya, teman-teman dari PDI-P. Kemudian, saya dengar juga hari ini ada yang mau bergabung,” kata Tito di kompleks Akmil, Senin (24/2).

Namun Tito tak merinci nama-nama 17 kepala daerah tersebut. Selain itu, tak ada juga instruksi khusus dari Tito kepada kepala daerah yang telat bergabung.
“Ya silakan bergabung dan segera menyesuaikan diri berkenalan dengan teman-teman yang lain. Ikuti narasumber, manfaatkan waktu sekali lagi untuk membangun jaringan,” katanya.

Tito mengatakan retreat kepala daerah ini merupakan acara kenegaraan yang manfaatnya akan dirasakan oleh kepala daerah.
“Baik untuk kepentingan membangun integritas, leadership, managerial, dan terutama berkawan. Tadi saya kumpulkan tadi seluruh gubernur, bupati, wali kota se-Indonesia bagian timur dari Maluku Utara, Maluku, kemudian Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua induk,” jelasnya.

Mereka berterima kasih sekali, karena enggak saling kenal. Dan itu mereka bisa saling tukar-tukar (nomor) handphone, bisa saling tahu orang, ngerti chemistry,” kata Tito.

Tito mengatakan kepala daerah yang tidak hadir retreat akan rugi sendiri.
Pelaksaan retreat kepala daerah ini digelar pada 21-28 Februari 2025 di Akmil Magelang.

Sebelumnya pada Kamis (20/2) malam, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri mengeluarkan surat bernomor 7294 /IN/DPP/II/2025. Surat itu sebagai respons atas penahanan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Ada 2 poin instruksi penting untuk kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP dalam surat tersebut terkait menunda ikut retreat di Magelang. Berikut instruksi tersebut:

Kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retreat di Magelang pada 21-28 Februari 2025. Sekiranya telah dalam perjalanan menuju Kota Magelang untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum.
Tetap berada dalam komunikasi aktif dan stand by commander call.

Setelah surat tersebut keluar, kepala daerah kader PDIP yang sudah bersiap ikut retreat memilih tidak jadi berangkat. Bahkan sudah ada yang jalan ke Magelang dan memutuskan untuk menunggu arahan terbaru.(Sumber)