Politiknesia.com

Bentengi PMI dari Pengaruh Asing, Menteri P2MI Mukhtarudin Gandeng Lemhannas Perkuat Wawasan Kebangsaan

“Mereka bekerja di luar negeri dua sampai tiga tahun, bahkan lebih. Setiap hari mereka bertemu dengan pemahaman dan nilai-nilai baru di sana. Ideologi macam-macam ada di sana. Jadi, sangat perlu penguatan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air bagi calon pekerja migran kita,” katanya.

Melalui kerja sama dengan Lemhannas, Kementerian P2MI ingin memastikan bahwa pekerja migran memiliki filter mental yang kuat. Wawasan kebangsaan diharapkan menjadi jangkar agar para pekerja tetap memegang teguh jati diri Indonesia meskipun berada di tengah keberagaman budaya dan ideologi global.

Kerja sama ini akan mengintegrasikan materi dari Lemhannas ke dalam sistem Orientasi Pra-Pemberangkatan (OPP) para calon PMI.

Mengingat waktu orientasi yang sangat terbatas satu hingga lima hari, Kementerian P2MI bersama Lemhannas akan mengemas materi wawasan kebangsaan secara ringkas namun mendalam melalui format digital dan buku saku.

Sebagai langkah keberlanjutan, pemerintah juga tengah menyiapkan dukungan jarak jauh berupa materi wawasan kebangsaan dalam format digital yang dapat diakses secara berkala, berfungsi sebagai pengingat identitas nasional yang kokoh selama mereka berjuang di tanah rantau.

Langkah ini mempertegas visi Kementerian P2MI untuk mencetak pekerja migran yang tidak hanya ahli secara profesional (skilled workers), tetapi juga memiliki integritas kebangsaan yang tidak tergoyahkan.

“Para pekerja migran kita dapat memiliki pegangan nilai yang kuat. Ini adalah bagian dari upaya kita menyiapkan skilled workers yang berkarakter,” kata Mukhtarudin.(Sumber)