Politiknesia.com
Parpol  

Misbakhun: SOKSI Beri Mandat Penuh Ketum DPP Partai Golkar Tentukan Kebijakan Sistem Pemilu Ke Depan

Ketua Umum Depinas SOKSI, Mukhamad Misbakhun, kembali menegaskan posisi SOKSI sebagai bagian tak terpisahkan dari Partai Golkar.

Pernyataan itu disampaikan Misbakhun dalam pidato penutupan Rakernas dan Rapimnas SOKSI di Hotel Indigo Bandung, Sabtu (16/5/2026). Acara turut dihadiri Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Sekjen DPP Partai Golkar Sarmuji, Waketum DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily.

Dalam kesempatan itu, Misbakhun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Ketua Umum Bahlil Lahadalia yang secara tegas menetapkan SOKSI hanya ada satu, yaitu SOKSI yang didirikan Prof. Dr. Suhardiman.

“Keputusan itu membuat kami bisa menyelenggarakan Rakernas dan Rapimnas hari ini. Ini menjadi kebanggaan dan komitmen seluruh kader SOKSI untuk tetap solid dan utuh bersama Partai Golkar,” ujar Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar ini.

Misbakhun menegaskan keputusan ini menghapus keraguan dan menguatkan legitimasi organisasi dalam menghadapi agenda-agenda besar politik nasional.

Selain itu, Misbakhun menyampaikan bahwa agenda politik selanjutnya, termasuk Pemilu 2029, membutuhkan kesolidan penuh antara SOKSI dan Partai Golkar.

“Tugas berat menunggu kita di event-event politik berikutnya. Untuk itu SOKSI berdiri tegak untuk mendukung Partai Golkar secara total,” ucapnya.

Misbakhun juga menegaskan bahwa SOKSI memberikan mandat penuh kepada Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam menentukan sikap dan kebijakan sistem pemilu ke depan.

“Kami mempercayakan sepenuhnya kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk mengambil kebijakan apa pun terhadap sistem pemilu legislatif maupun Pilkada,” katanya.

Misbakhun meyakini keputusan yang diambil akan memberikan keuntungan strategis bagi Partai Golkar dan kepentingan bangsa.

Misbakhun kembali menegaskan aspirasi seluruh kader SOKSI yang menginginkan Bahlil Lahadalia memimpin Partai Golkar selama dua periode.

“Ini sebagai bentuk kecintaan, kepercayaan, dan kebanggaan kita memiliki pemimpin yang tegas dan merakyat,” tegasnya.

Selain itu, SOKSI juga berkomitmen mendukung target politik Golkar menaikkan jumlah kursi dari 102 menjadi lebih tinggi pada Pemilu 2029 melalui konsolidasi dan kaderisasi yang lebih kuat.

“Tanpa Bapak Ketum, SOKSI takkan sehebat hari ini. Mohon maaf bila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan acara maupun dalam perilaku sebagian kader SOKSI,” pungkasnya.