Politiknesia.com
Parpol  

Meutya Hafid Hingga Sri Suparni Bahlil Hadiri Talkshow Kepemimpinan Perempuan Partai Golkar dan Peluncuran e-Magazine KPPG

Perempuan Golkar dari lintas generasi menegaskan pentingnya menjaga semangat emansipasi sekaligus memperkuat peran perempuan dalam menjawab tantangan zaman. Pesan tersebut mengemuka dalam Talkshow “Kepemimpinan Perempuan Golkar dari Masa ke Masa” yang dirangkaikan dengan peluncuran E-Magazine Swarna Karya KPPG Edisi 2 bertajuk “Kemerdekaan Perempuan Indonesia: Dari Emansipasi Menuju Transformasi Negeri”.

Kegiatan yang digelar di Ruang Golkar Institute, DPP Partai Golkar, Kamis 13 Agustus 2026, menjadi ruang refleksi lintas generasi mengenai perjalanan, kontribusi, dan kepemimpinan perempuan Golkar dalam menjalankan fungsi kekaryaan. Kegiatan ini bagian dari program kerja PP KPPG yang diinisiasi Sekarwati selaku Wakil Ketua Umum VI Media & Penggalangan Opini (MPO).

Acara diawali sambutan Ketua Umum PP KPPG, Hetifah Sjaifudian, yang sangat mengapresiasi diadakannya talkshow dan hadirnya E-Magazine Swarna Karya KPPG Edisi 2 sebagi ruang cerita, gagasan dan karya perempuan Golkar. Perempuan sebagai kekuatan politik, ekonomi dan keluarga serta bagian dari Sejarah, dengan hadirnya E-Magazine Swarna Karya KPPG dapat menjadi kontribusi nyata Perempuan Golkar bagi Indonesia.

Acara selanjutnya dibuka Wakil Ketua Umum Bidang Elektoral II DPP Partai Golkar, dan juga Dewan Pembina PP KPPG, Meutya Hafid. Dalam sambutannya, Meutya yang juga Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia ini sangat mendukung terbitnya E-Magazine, untuk perempuan di era digital dapat menceritakan hal-hal baik dan pencapaiannya. Perempuan harus bisa memanfaatkan era digital dengan baik sebagai peluang, bahkan sebagai sarana menuju sukses pemilu 2029.

Turut hadir Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) DPP Partai Golkar, yang juga Ketua Dewan Pakar PP KPPG, Nurul Arifin, Sekjen PP KPPG Tati Noviati, para Waketum dan pengurus PP KPPG, pimpinan dan perwakilan organisasi sayap dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Partai Golkar serta seluruh PD KPPG Provinsi dan Kabupaten Kota Se Indonesia yang hadir daring melalui zoom.

Dalam forum talkshow tersebut, para narasumber berbagi pengalaman dan perspektif mengenai bagaimana fungsi kekaryaan perempuan Golkar diwujudkan dalam berbagai bidang, mulai dari organisasi, sosial, legislasi, kebijakan publik, hingga profesi dan transformasi digital.

Wakil Ketua DPR RI yang juga Bendahara Umum DPP Partai Golkar, Sari Yuliati, membahas perjuangan perempuan untuk dapat diterima di dunia politik dan berkiprah dalam ranah legislasi dan kebijakan publik. Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 ini juga menyoroti semakin pentingnya perempuan membekali diri dengan kemampuan berorganisasi dan selalu siap dalam segala situasi, sehingga dapat terlibat dalam struktur kepemimpinan partai maupun organisasi kemasyarakatan.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan PP KPPG, Sri Suparni Bahlil, memberikan perspektif mengenai pentingnya menjadi Perempuan yang dapat menempatkan diri dalam dunia politik, memberikan dukungan penuh dalam mendampingi suami, membesarkan anak-anak, menjaga penampilan diri, marwah keluarga dan tetap menjadi perempuan yang aktif, penuh kasih sayang dan berbahagia.

Dari perspektif generasi muda, Dara Nasution, Sekretaris Bidang MPO DPP Partai Golkar merasa yakin akan pilihannya berada di dunia politik dan memilih Partai Golkar sebagai tempat untuk menuangkan karyanya. Selain itu, Dara juga menyoroti transformasi peran perempuan muda Golkar dalam menghadapi isu-isu kontemporer, digitalisasi, komunikasi publik, dan pemanfaatan media sebagai bagian karya kekaryaan perempuan Golkar di era baru.

Talkshow yang dipandu oleh moderator, Wasekjen PP KPPG, Fitri Krisnawati Tandjung, berlangsung hangat dan penuh tawa. Namun yang utama Talkshow ini jadi momentum melihat fungsi kekaryaan bukan sekadar bagian dari sejarah perjalanan organisasi yang harus dicapai, tetapi nilai yang harus terus diterjemahkan sesuai kebutuhan zaman.

Dengan demikian semangat tersebut sekaligus menjadi pesan utama dalam peluncuran E-Magazine Swarna Karya KPPG Edisi 2. Kehadiran majalah digital ini diharapkan menjadi medium untuk mendokumentasikan perjalanan dan pemikiran perempuan Golkar, sekaligus menjadi ruang komunikasi bagi kader lintas generasi.

Melalui tema “Kemerdekaan Perempuan Indonesia: Dari Emansipasi Menuju Transformasi Negeri”, Swarna Karya KPPG Edisi 2 merefleksikan perjalanan panjang perempuan Indonesia dari perjuangan memperoleh ruang dan kesetaraan menuju peran yang semakin strategis dalam pembangunan dan transformasi bangsa.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan diskusi yang merekam nilai historis dan kontemporer kepemimpinan perempuan Golkar, tapi juga menjadi sumber inspirasi bagi kader perempuan generasi penerus untuk terus berkarya dan mengambil peran di tengah perubahan zaman.