Anggota Komisi XIII DPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa, menyentil eks Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim yang ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA).
Kang Agun begitu ia disapa menyebut, bahwa ditangkapnya eks Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim menunjukkan miskin keteladanan dari para pemimpin di Indonesia.
“Kita miskin keteladanan dari pemimpin,” sindir Kang Agun kepada awak media, Kamis, 11 Juni 2026.
Oleh sebab itu, Kang Agun mendorong, adanya pembenahan di semua lini sektor pemerintahan pasca terseretnya sejumlah kepala badan hingga wakil menteri di kabinet Presiden Prabowo.
“Saya mendorong semua lini sektor pemerintahan dapat melakukan pembenahan. Kuncinya itu,” jelas Kang Agun.
Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa | Foto: tangkapan layar
Enggan Berspekulasi Lebih Jauh
Meski menyoroti penangkapan eks Wamen Imipas, Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, enggan mengomentari lebih jauh soal keterlibatan pihak lain termasuk sosok menteri dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA).
“Ya, wallahualam. Tapi biasanya kebijakan-kebijakan yang Iya, enggak bisa juga di-judgment karena tidak semua menteri jahat,”
imbuh Kang Agun.
Politikus senior Partai Golkar ini menegaskan, bahwa masih banyak sosok yang hari ini tidak populer lantaran enggan terlibat dalam permainan anggaran negara.
“Tapi ada orang yang populer karena dia terlibat. Yang baik yang mana? Tidak populer tidak terlibat atau terlibat dan populer?,” pungkas Kang Agun.(Sumber)





