Politiknesia.com
Parpol  

Ganjar: Arahan Megawati Yang Jengkel ke Penguasa Bikin Kader Banteng Semangat Lagi

Capres Ganjar Pranowo menyebut arahan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam Rakornas relawan Ganjar-Mahfud kembali membakar semangat seluruh elemen pemenangan paslon nomor urut 3 itu.

Dalam kegiatan itu, Megawati mengaku jengkel dengan penguasa yang baru berkuasa, tapi menjadi seperti orde baru. Megawati meminta relawan melawan jika ada indikasi orde baru kembali hidup.

Ganjar kemudian menirukan ucapan Megawati.
“Aku (Megawati) tadi sudah perintahkan sama mereka, itu tadi pas perintahkan itu begini (tunjukkan tangan memberi arahan)’ pada saat itu aku langsung pidato gitu,” kata Ganjar menirukan ucapan Megawati.

“Saya pulang sudah dikirimi video rekamannya Ibu (Megawati pidato) waw begitu waw tersebar gitu,” kata Ganjar dalam wawancara di program info A1 kumparan, Jumat (1/12).

“Apa kata daerah? Ini yang kami tunggu, sunggu (tanduk) ne metu kabeh,” sebut Ganjar.

Kader-kader PDIP identik dengan sebutan banteng yang memiliki tanduk. Ganjar mengatakan arahan Megawati seperti memberikan jiwa baru menghadapi 2024.

“Jadi girohnya keluar panas lagi gitu kan tapi saya ingetin tetap jaga aturan jaga sopan santun. Maka saya bilang ketika kita sudah benar ada yang halangi tabrak saja,” tutur eks Gubernur Jateng itu.

Ganjar menambahkan jika situasi ke depan semakin buruk, tak menutup kemungkinan PDIP akan bertindak lebih tegas lagi. Menurutnya, tak menutup kemungkinan PDIP menarik diri dari kabinet Presiden Jokowi.

“Ketika situasi tambah buruk dugaan saya akan ada sikap yang lebih tegas lagi. Bukan tidak mungkin (menarik diri dari kabinet). Tapi sampai saat ini yang luar biasa dari Ibu Mega tetap dukung Jokowi yang ada di pemerintahan sampai akhir luar biasa sampai detik ini Ibu masih seperti itu,” ucap dia.

Apalagi, Ganjar menambahkan sudah terdapat sejumlah indikasi adanya intimidasi yang dialami oleh pihaknya seperti pencopotan baliho hingga kepala desa di Jatim dan Jateng diperiksa.
“Ini kan situasi yang dihadapkan kepada publik dengan telanjang masa kita diamkan begitu,” pungkas Ganjar.(Sumber)