Politiknesia.com

Sanae Takaichi Cetak Rekor Menang Mutlak: LDP Kuasai Parlemen, Jepang Siap Ubah Konstitusi

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengukir sejarah baru di kancah politik ‘Negeri Sakura’. Pasca-kemenangan telak Partai Demokrat Liberal (LDP) dalam pemilihan umum legislatif, Minggu (8/2/2026), Takaichi langsung menyuarakan ambisi besarnya: merevisi Konstitusi Jepang yang selama ini mengharamkan perang.

Berdasarkan proyeksi Kyodo News, LDP berhasil mengamankan sedikitnya dua pertiga kursi di majelis rendah yang beranggotakan 465 orang. Lonjakan ini sangat drastis mengingat sebelum pemilu LDP hanya menguasai 198 kursi.

Kini, dengan raihan di atas ambang mayoritas 233 kursi, LDP menjadi partai pertama di era pascaperang yang memiliki kuasa absolut di parlemen sejak Perang Dunia II.

Misi Revisi Konstitusi dan Aliansi Tanpa Batas

Berbekal mandat kuat dari rakyat, Takaichi menegaskan tidak akan merombak kabinetnya secara besar-besaran. Fokus utamanya kini adalah membuka kembali debat revisi Konstitusi Jepang. Konstitusi bentukan era pascaperang tersebut dinilai membelenggu Jepang karena hanya mengizinkan kebijakan keamanan yang berorientasi pada pertahanan diri (self-defense).

Langkah Takaichi ini mendapat ‘angin segar’ dari Washington. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka memberikan dukungannya bahkan sebelum pemungutan suara dimulai.

“Potensi aliansi AS-Jepang tidak terbatas. Persahabatan ini dibangun atas dasar kepercayaan mendalam serta kerja sama yang erat dan kuat,” tulis Takaichi melalui akun X pribadinya.

Oposisi Porak Poranda

Di sisi lain, hasil pemilu ini menjadi pukulan mematikan bagi aliansi oposisi yang baru seumur jagung, Centrist Reform Alliance (CRA). Aliansi yang menggabungkan kekuatan Partai Demokrat Konstitusional (CDPJ) dan Komeito ini justru kehilangan separuh kursinya di parlemen.

Dua pimpinannya, Yoshihiko Noda dan Tetsuo Saito, telah memberi sinyal untuk segera angkat kaki dari kursi kepemimpinan akibat kekalahan memalukan ini. Pecahnya koalisi Komeito dengan LDP pada Oktober lalu ternyata berbuah simalakama bagi oposisi.

Catatan Partisipasi Pemilih
Pesta demokrasi ini melibatkan lebih dari 104 juta pemilih terdaftar, dengan tingkat partisipasi diperkirakan mencapai 55,68 persen. Menariknya, lebih dari 20 juta warga telah menyalurkan suara mereka melalui pemungutan suara awal.

Langkah berani Takaichi membubarkan parlemen bulan lalu terbukti jitu. Ia kini memegang kendali penuh untuk membawa Jepang keluar dari bayang-bayang kebijakan pasifis dan menjadi kekuatan militer yang lebih asertif di kawasan Asia.(Sumber)