Hari pertama mengunjungi China, delegasi Partai Golkar yang dipimpin Ketua Bidang Luar Negeri dan Hubungan Internasional DPP Partai Golkar, Ali Mochtar Ngabalin menghadiri seminar “Xi Jinping’s Economic Thought and It’s Implementation in Hunan Province”. Seminar dan diskusi ini digagas IDCPC digelar di Hunan Academy of Governance di kota Changsa, kamis (16/07/2026) yang diampu Profesor Wu Nan.
Menurut Wu Nan, pemikiran penting Xi Jinping tentang ekonomi dan sosialisme atau lebih dikenal sebagai pemikiran penting ‘Tiga Mewakili’ adalah pengembangan dari ideologi Mao Zedong, teori Deng Xiaoping dan konsep ilmiah Hu Jintao. “Agar kita semua tetap setia pada cita-cita dan tujuan awal menyatukan dan membangun negara, yaitu agar rakyat sejahtera,” tutur Wu Nan
Profesor muda ini juga memaparkan Xi Jinping berhasil mentransformasi provinsi Hunan menjadi pusat manufaktur, pusat Inovasi dan teknologi serta pusat reformasi dan keterbukaan.
“Dengan reformasi dan keterbukaan, Hunan bangun konektivitas, hapus hambatan dan inovasi sistem. Sehingga Hunan jadi pusat manufaktur canggih kelas dunia hingga free trade zone atau zona perdagangan bebas,” papar Wu Nan.
Ali Mochtar Ngabalin terpukau dengan pemaparan profesor Wu Nan dan berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada Partai Golkar untuk menyimak pemaparannya. “Nabi Muhammad SAW tak pernah salah, 1400 tahun lalu beliau bersabda menginstruksikan umat Islam untuk menuntut ilmu sampai ke negeri China,” ujar Ali Mochtar.
Kepada profesor Wu Nan, Ali Mochtar juga menyampaikan salam dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang meminta 20 kader Partai Golkar dalam delegasi untuk mempelajari soal hilirisasi, manufaktur dan tata kelola industri yang lebih baik dari China untuk bisa diaplikasikan di tanah air.
“Ketua Umum kami yang juga menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menitip pesan agar kami belajar banyak kepada China yang luar biasa memberi nilai tambah sumber daya alamnya semata untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, terbukti tak ada lagi rakyat miskin di China. Jadi sudah tepat kami berkunjung dan belajar ke Hunan, China,” pungkas Ali Mochtar.





