Politiknesia.com

Verrell Bramasta: Jangan Lukai Psikologis Anak Dengan Program Militer

Selebritas sekaligus anggota DPR Verrell Bramasta meminta, agar program pembinaan siswa bermasalah di Jawa Barat dengan pendekatan bergaya militer tetap berpihak pada peserta didik dan menghormati nilai-nilai kemanusiaan dan psikologis.

“Komisi X memiliki fungsi pengawasan dan menyuarakan aspirasi, terutama dalam isu pendidikan yang langsung menyentuh kehidupan siswa. Tugas kami mengawal,” ujar Verrell Bramasta dikutip dari akun Instagram pribadinya, Sabtu (10/5/2025).

Verrell Bramasta menyatakan berharap kebijakan pendidikan tidak berarti membungkam kritik. Sebaliknya, kritik adalah bagian dari proses pengawasan agar kebijakan tetap adil dan tidak merugikan anak-anak.

“Bersuara bukan berarti melawan. Kritik bukan soal menolak, tetapi bagian dari upaya agar kebijakan tetap adil dan efektif,” jelasnya.

Menurutnya, sebagai wakil rakyat, ia berkewajiban memastikan setiap program pendidikan tidak menimbulkan dampak psikologis negatif bagi siswa.

Verrell Bramasta juga menegaskan, dunia pendidikan tidak bisa diseragamkan untuk semua siswa. Setiap anak memiliki karakter dan latar belakang yang berbeda.

“Pendidikan tidak bisa pakai satu model untuk semua. Apalagi kalau menyangkut karakter dan mental remaja,” ujarnya.

Untuk itu, ia mendorong keterlibatan pendidik, psikolog, orang tua, hingga siswa itu sendiri dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan.

Meski tengah menjadi sorotan media karena hubungan pribadinya dengan publik figur Fuji Utami, Verrell menegaskan, dirinya tetap fokus menyuarakan kepentingan publik di bidang pendidikan.

“Kami terbuka terhadap semua aspirasi. Itu tugas kami: menyerap, menyuarakan, dan mengawasi. Mari lihat isu ini secara utuh, bukan sepotong-sepotong,” tutup Verrell Bramasta yang meminta agar program militer untuk anak nakal yang diberlakukan di Jawa Barat agar menghormati nilai-nilai kemanusiaan.(Sumber)