Politiknesia.com

Arab Saudi: Haji 2023 Diikuti 1.845.045 Jemaah Dari 150 Negara di Dunia

Badan Statistik Arab Saudi mengumumkan jumlah jemaah haji 2023 mencapai 1.845.045 berasal dari lebih 150 negara. Mereka datang lewat jalur udara, laut, dan darat.

Dikutip dari dari Saudi Gazette, Minggu (28/6), rincian jemaah tersebut adalah:

Jumah total: 1.845.045
Jemaah asing/luar negeri: 1.660.915
Jemaah domestik: 184.130
Jemaah pria: 969.694
Jemaah wanita: 875.351
Jemaah dari negara-negara Arab: 346.214 (21%)
Jemaah dari negara-negara Afrika: 221.863 (13,4%)
Jemaah dari Eropa, Amerika, Australia, dan negara-negara yang tidak terklasifikasi: 36.521 (2,1%)
Jemaah dari negara-negara Asia non-Arab (63,5%)
Jemaah tiba lewat bandara: 1.593.271
Jemaah tiba lewat darat: 60.813
Jemaah tiba lewat pelabuhan laut: 6.831

Tujuh negara mendapat fasilitas Makkah Road (Jalan Makkah) sehingga proses Imigrasi lebih singkat dan mudah karena dilakukan di negara keberangkatan. Ketujuh negara itu adalah Indonesia, Malaysia, Pakistan, Bangladesh, Turki, dan Pantai Gading.

Jemaah yang mendapat fasilitas Makkah Road sebanyak 241.272 orang.
Indonesia adalah negara dengan kuota haji terbesar. Tahun ini, jumlah jemaah sebanyak 228.093 orang. Serapan kuota mencapai 99,6%.
Haji Ilegal

Arab Saudi setiap tahun menegaskan hanya jemaah yang mengantongi izin resmi haji (tasreh) saja yang bisa berhaji. Namun, tak sedikit orang yang mencoba menyelinap tanpa tasreh alias haji ilegal.

H-1 puncak haji, otoritas Arab Saudi mengumumkan ada 166 orang yang diputar balik ketika mencoba masuk Makkah tanpa tasreh.

Mereka juga menangkap belasan orang yang menjual tasreh haji palsu lengkap dengan gelang identitasnya.
Arab Saudi juga memperkenalkan kartu pintar untuk jemaah domestik untuk menghindari jemaah haji ilegal.(Sumber)

Leave a Reply