Hasil real count sementara KPU per Rabu (21/2) menunjukkan Partai Golkar memperoleh suara 15,09%, berada di posisi kedua di bawah PDIP.
Berdasarkan hasil hitungan tersebut, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar, Maman Abdurrahman mengatakan partainya bisa mendapatkan jumlah kursi sebanyak 102 kursi di DPR.
“Nah perhitungan real count kita, ini real count yang berdasarkan versi KPU dan Form C1 kita Alhamdulillah insyaallah sekarang kita di angka 102 kursi. Tinggal plus minusnya ini, jadi potensi kenaikan ke atas ada kurang lebih sekitar 10 kursi, dan potensi penurunan ada di sekitar 2-3 kursi,” kata Maman kepada wartawan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/2).
Sehingga, Maman mengatakan, partainya memprediksi jumlah kursi yang didapatkan oleh Partai Golkar di antaranya 99-112 kursi.
“Jadi range Partai Golkar itu kursinya di angka kurang lebih 99 sampai sekitar 112-an. Jadi itu nanti kita lihat perhitungannya,” ucapnya.
Namun, berdasarkan hitungan terakhir partainya, Maman menuturkan per hari ini, capaian kursi Golkar di angka 102.
“Kurang lebih sekarang insyaallah aman paling minimal di angka 102 kursi,” pungkas dia.
Partai Golkar memang tengah menargetkan bisa meraih kursi Ketua DPR. Meski suara masih berada di bawah PDIP, tapi bila sebaran penerima kursi lebih banyak, bukan tidak mungkin kursi ketua DPR bisa diraih.
“Ya, optimis kan harus, untuk saat ini kan suara-suara menunjukkan kita cukup baik, artinya tidak hanya dari perolehan, tapi juga dari sebaran [kursi],” kata Ketua DPP Partai Golkar, Meutya Hafid kepada wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto meresmikan RS PPN Panglima Besar Soedirman, Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (19/2).
“Karena kalau untuk DPR 1 yang penting itu juga bukan jumlah suara, tapi sebaran kursi. Nah, Golkar ini cukup merata, kemarin kita lihat,” ujarnya.
(Sumber)





