Pengembangan industri kebih inklusif diakselerasi untuk mencapai ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) ikut ambil peranan salah satunya dengan Incubator Development and Entrepreneurship Advancement Expo (IDEA Expo) belum lama ini.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut SDM industri termasuk wirausaha baru akan difasilitasi yang nantinya bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Sepanjang tahun 2024, Kemenperin melalui peran Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), telah melakukan pembinaan dan inkubasi terhadap 94 tenant (kelompok usaha) dari berbagai bidang usaha industri, dan membuka lapangan kerja bagi sebanyak 639 karyawan atau pekerja industri.
Kegiatan ini dilaksanaan di tujuh Balai Diklat Industri (BDI) binaan BPSDMI Kemenperin, dengan melalui tiga tahapan, yakni pra-inkubasi, inkubasi, dan pasca-inkubasi, atau mulai dari proses pemilihan, pendampingan dan pengembangan sampai pemantauan, serta fasilitasi permodalan.
“Oleh karena itu, dengan adanya event IDEA Expo 2024 ini, kami berupaya untuk memberikan wahana bagi wirausaha baru agar dapat menampilkan dan mempromosikan produk dan inovasinya serta menjalin kolaborasi di antara pelaku industri kecil, menengah dan besar,” ungkap Kepala BPSDMI Masrokhan seperti dilansir dari kemenperin.go.id.
Salah satu busana hasil karya tenant bidang fesyen binaan BDI Jakarta, diapresiasi langsung oleh Menperin AGK, dengan memakai jaket motif batik khas Bangka Belitung pada penutupan IDEA Expo 2024.
Busana tersebut merupakan produk terbaru hasil kolaborasi antara Sepiak Belitung dengan Studio Ikaten.
Kepala BDI Jakarta, Ali Khomaini menjelaskan, motif batik itu memiliki makna “Puake”, yang dalam bahasa Belitung berarti adalah pusaka atau benda yang bernilai serta berkualitas tinggi untuk mengangkat marwah produk lokal Indonesia.
“Kami sangat senang dan bangga sekali karena Pak Menteri memberikan apresiasi terhadap produk inovasi dari tenant binaan kami,” ujarnya.
Ali menegaskan, pihaknya bertekad untuk terus membangun ekosistem kewirausahaan yang mencakup berbagai aspek dan dapat dikenal luas.
“Untuk membantu program inkubator bisnis di BDI Jakarta, kami melakukan kerja sama dengan beberapa organisasi nonpemerintah untuk memberikan kemudahan dalam melakukan kegiatan inkubator bisnis ini,” jelasnya.(Sumber)





