Politiknesia.com

Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Palestina, Asalkan Sesuai Aturan

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyatakan Indonesia siap mengirim pasukan perdamaian atau peacekeeper ke Palestina.

Meski demikian, rencana itu harus sesuai prosedur hukum internasional, yaitu jika ada ketetapan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

Komitmen tersebut disampaikan oleh Menlu Sugiono dalam acara Pernyataan Pers Tahunan Menlu di Gedung Nusantara Kemlu RI, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2025).

“Indonesia meyakini bahwa solusi dua negara harus diimplementasikan sesuai parameter internasional dimana gencatan senjata dan negara Palestina yang merdeka adalah kunci,” kata Menlu Sugiono.

“Apabila diputuskan Dewan Keamanan, [RI] siap mengirimkan UN Peacekeepers,” lanjut dia.

Pernyataan Indonesia siap mengirim pasukan ke Palestina bukan pertama kali. Pada Juni tahun lalu, Prabowo Subianto yang ketika itu masih menjadi menjabat sebagai Menteri Pertahanan sekaligus Presiden Terpilih RI mengatakan Indonesia siap mengirim pasukan perdamaian ke Palestina.

Pernyataan itu terungkap saat dia menghadiri pertemuan antar Menhan di Singapura, Shangri La Dialogue.

“Jika diperlukan dan diminta PBB, kami siap mengirim pasukan perdamaian yang signifikan untuk menjaga dan memantau prospek gencatan senjata ini,” kata Prabowo.

Hari-hari setelah itu, dia beberapa kali menyampaikan komitmen serupa.

Palestina masih menjadi perhatian dunia karena agresi Israel di sana sejak Oktober 2023. Selama operasi, mereka menggempur habis-habisan warga dan objek sipil seperti rumah sakit hingga kamp pengungsian.

Agresi Israel juga menyebabkan lebih dari 46.000 orang di Jalur Gaza meninggal dan puluhan rumah sakit di wilayah kantong Palestina itu lumpuh total.(Sumber)