Politiknesia.com

Ammy Amalia Fatma, Wabup Yang Panik dan Linglung Karena Ditugaskan Jadi Plt Bupati Cilacap

Agak terkejut dan linglung, itulah kesan pertama ketika Ammy Amalia Fatma Surya, Wakil Bupati Cilacap, mendapati dirinya ditugasi menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati.

Langkah ini diambil menyusul penahanan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, akibat kasus operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sosok Ammy Amalia Fatma Surya dikenal sebagai birokrat yang santai namun tegas, pernah meniti karier panjang di pemerintahan daerah Cilacap.

Ammy Amalia Fatma Surya diharapkan mampu menjaga stabilitas pemerintahan dan melanjutkan program-program strategis yang tengah berjalan.

Kepanikan sesaat sempat muncul karena beban tugas baru yang jauh lebih berat dibandingkan tanggung jawabnya sebagai Wakil Bupati.

Namun kolega dan staf di Pemkab Cilacap memberikan dukungan penuh untuk menavigasi masa transisi ini.

Ammy Amalia Fatma Surya pun berkomitmen mengutamakan pelayanan publik, memastikan seluruh urusan administrasi tetap berjalan lancar.

Kini sorotan publik tertuju padanya, bagaimana seorang Wakil Bupati menghadapi ujian berat menjadi Plt Bupati di tengah situasi krisis.

Wakil Bupati Ditunjuk Jadi Plt

Pasca penetapan tersangka, Wakil Bupati Ammy Amalia Fatma Surya ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap berdasarkan surat tugas dari Gubernur Jawa Tengah.

Penyerahan sekaligus penyampaian surat tugas tersebut dilakukan dalam sebuah pertemuan yang digelar di Aula Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Cilacap pada Minggu (15/3/2026).

Ammy mengungkapkan bahwa dirinya menerima surat tugas dari gubernur pada Sabtu malam (14/3/2026) untuk menjalankan tugas serta kewenangan kepala daerah.

“Pak Gubernur sudah menurunkan surat tugas kepada saya tadi malam, mohon maaf saya masih agak shock sampai linglung ini tanggal berapa, tetapi saya sudah ditugaskan sebagai pelaksana tugas Bupati Kabupaten Cilacap,” ujar Ammy.

Profil Ammy Amalia Fatma Surya
Ammy Amalia Fatma Surya adalah seorang politikus sekaligus aktivis perempuan kelahiran Bogor, 21 September 1982. Sehingga saat ini, ia berusia 43 tahun.

Ia merupakan anak dari pasangan pengusaha ternama Cilacap, Mulia Budi Artha dan Siti Fatimah.

Dalam kehidupan pribadi, Ammy menikah dengan Filly Yanuar Mulyana dan dikaruniai seorang anak bernama Prabaswara Affiyanda Budiartha.

Ia dilantik menjadi Wakil Bupati Cilacap pada 20 Februari 2025 mendampingi Syamsul Aulia Rachman sebagai Bupati Cilacap setelah memenangkan Pilkada Cilacap 2024.

Sedianya, pasangan yang diusung PKB, Partai Golkar, PKS, Demokrat, dan PSI ini akan memimpin Cilacap hingga lima tahun mendatang atau hingga tahun 2030.

Namun, baru satu tahun mengemban amanat sebagai orang nomor satu di Kota Bercahaya, Syamsul Aulia Rachman justru kena OTT KPK.

Dari latar belakang pendidikannya, Ammy menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Semarang dan lulus pada tahun 2000.

Ia melanjutkan studi S1 di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro hingga meraih gelar Sarjana Hukum pada 2004.

Pada tahun 2005-2008, ia menempuh pendidikan Magister Kenotariatan di Universitas Indonesia.

Perjalanan karier Ammy dimulai ketika bergabung sebagai Senior Associate di Kantor Hukum Nugraha & Panjaitan tahun 2006–2008.

Ia pernah menjabat sebagai notaris pengganti di Kantor Notaris Sri Rachma Chandrawati SH dan Ikatan Pejabat Lelang Kelas II Indonesia sebagai Sekretaris I (2010-2013

Berbekal pengalamannya di sana, Ammy mendirikan Kantor Pejabat Lelang Kelas II miliknya sendiri.

Ammy lantas terjun ke dunia politik dan langsung mencoba peruntungan di Pileg 2014 sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah VIII.

Di dapil Jateng VIII meliputi Kabupaten Banyumas dan Cilacap ini, Ammy yang bergabung dengan PAN meraih 28.252 suara dan sukses mengantarkannya duduk di Senayan,

Ia pun duduk di Komisi II DPR RI yang membidangi pemerintahan dalam negeri, aparatur negara, kepemiluan, pertanahan, dan reforma agraria.

Selama berkantor di Senayan, Ammy sebagai anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI tergolong cukup vokal.

Satu di antaranya, Ammy yang saat itu juga merupakan Wakil Sekretaris Jenderal PP Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP-RI) turut andil dalam upaya perlindungan perempuan.

Pada Januari 2017, Baleg DPR RI menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual.

Ammy menilai RUU tersebut bisa lebih memberikan kepastian hukum dan perlindungan hak-hak korban, pemulihannya dan peningkatan kepedulian terhadap keluarganya.

Namun pada Paripurna 2 Oktober 2018 lalu, posisi Ammy di kursi dewan digantikan oleh Muhammad Hanafi dalam Pergantian Antar Waktu (PAW).

Kemudian pada Pilkada 2019, ia digandeng oleh Syamsul Aulia Rachman yang pernah mengemban jabatan Wakil Bupati Cilacap periode 2017-2022.

Pasangan ini unggul dengan meraih 414.533 suara atau 43,81 persen dari total suara sah dan akhirnya dilantik sebagai Bupati-Wakil Bupati Cilacap.

Harta Kekayaan Ammy Amalia Fatma Surya
Ammy tercatat memiliki harta kekayaan sebanyak Rp 31,8 miliar. Hal ini berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan Ammy pada 3 September 2024.

Kepemilikan 9 bidang tanah dan bangunan merupakan aset terbesar yang dimiliki Ammy dengan nilai Rp 26,4 miliar.

Kemudian di garasinya, terparkir 6 unit mobil senilai Rp 1,6 miliar. Aset lain yang dipunyai Ammy dan nilainya miliaran rupiah adalah surat berharga serta kas dan setara kas, masing-masing nilainya Rp 1,61 miliar dan Rp 1,68 miliar.

Selengkapnya, berikut daftar harta kekayaan Ammy Amalia Fatma Surya, dikutip Tribunnews.com dari elhkpn.kpk.go.id, Minggu (15/3/2026):

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 26.465.000.000

Tanah dan Bangunan Seluas 240 m2/300 m2 di KAB / KOTA BOGOR, LAINNYA Rp 3.500.000.000

Tanah dan Bangunan Seluas 33.1 m2/33.1 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA BARAT , LAINNYA Rp 800.000.000

Tanah dan Bangunan Seluas 52.61 m2/52.61 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA BARAT , LAINNYA Rp 1.200.000.000

Tanah dan Bangunan Seluas 35 m2/35 m2 di KAB / KOTA BOGOR, LAINNYA Rp 480.000.000

Tanah dan Bangunan Seluas 35 m2/35 m2 di KAB / KOTA BOGOR, LAINNYA Rp 485.000.000

Tanah dan Bangunan Seluas 472 m2/499 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HIBAH TANPA AKTA Rp 13.000.000.000

Tanah dan Bangunan Seluas 42.03 m2/42.03 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp 1.750.000.000

Tanah dan Bangunan Seluas 47.28 m2/47.28 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp 2.000.000.000

Tanah dan Bangunan Seluas 86.64 m2/86.64 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp 3.250.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 1.675.000.000

MOBIL, TOYOTA CROWN ROYAL SALOON 3.0 AT SEDAN Tahun 2001, HASIL SENDIRI Rp 150.000.000

MOBIL, FORD ESCAPE JEEP Tahun 2010, HIBAH DENGAN AKTA Rp 185.000.000

MOBIL, MERCEDES BENZ GL 500 AT SUV Tahun 2009, HIBAH TANPA AKTA Rp 550.000.000

MOBIL, PEUGEOT 408 2.0L AT SEDAN Tahun 2013, HASIL SENDIRI Rp 155.000.000

MOBIL, MERCEDES BENZ E 200 AT Tahun 2013, HASIL SENDIRI Rp 275.000.000

MOBIL, NISSAN ELGRAND 3.5 HIGHWAYSTAR Tahun 2011, HASIL SENDIRI Rp 360.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 439.250.000

D. SURAT BERHARGA Rp 1.616.800.000

E. KAS DAN SETARA KAS Rp 1.683.378.340

F. HARTA LAINNYA Rp 0

Sub Total Rp 31.879.428.340

UTANG Rp 0

TOTAL HARTA KEKAYAAN Rp 31.879.428.340(Sumber)