Politiknesia.com

Ogah Tergantung LPG Impor, Jamaludin Malik Dukung Gebrakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Soal CNG 3 Kg

Anggota Komisi XII DPR dari Fraksi Partai Golkar, Jamaludin Malik, menyatakan dukungannya terhadap langkah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang tengah mengkaji pengembangan Compressed Natural Gas (CNG) dalam kemasan setara 3 kilogram sebagai alternatif LPG subsidi.

Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG.

Jamaludin menilai, pengembangan CNG merupakan bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan gas domestik yang melimpah di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di Sumatera dan Kalimantan.

“Langkah Menteri ESDM ini patut diapresiasi sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional. CNG dapat menjadi solusi konkret untuk menekan impor LPG sekaligus memperkuat ketahanan energi,” ujar Jamaludin, Selasa (5/5/2026).

Ia menambahkan, beban subsidi LPG dalam APBN selama ini cukup besar akibat tingginya volume impor.

Karena itu, kehadiran alternatif seperti CNG dinilai dapat membuka ruang efisiensi anggaran sekaligus mendorong pemanfaatan energi berbasis domestik.

Namun demikian, Jamaludin menegaskan bahwa pengembangan CNG tidak boleh berhenti pada skema tabung 3 kg semata.

Ia mendorong pemerintah untuk memperluas pemanfaatannya ke berbagai sektor strategis, seperti transportasi, perhotelan, kawasan perumahan, apartemen, hingga sektor komersial lainnya.

“Perluasan pemanfaatan ini penting untuk menciptakan skala ekonomi yang kuat, sehingga penggunaan gas domestik dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” tegas legislator asal daerah pemilihan Jawa Tengah II itu.

Menurutnya, langkah tersebut harus diiringi dengan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung, mulai dari stasiun pengisian CNG, fasilitas kompresi, hingga sistem distribusi yang terintegrasi.

Ketersediaan infrastruktur dinilai menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi kebijakan ini.

Sebagai penutup, Jamaludin menegaskan bahwa Komisi XII DPR akan terus mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

Ia berharap, pengembangan dan perluasan pemanfaatan CNG dapat menjadi solusi jangka panjang dalam membangun sistem energi yang efisien, berdaulat, dan berkelanjutan.(Sumber)