Politiknesia.com

Robert Joppy Kardinal Salurkan Bantuan Untuk Kelompok Tani dan Nelayan di Kabupaten Sorong

Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Papua Barat Daya, Robert Joppy Kardinal, menyalurkan berbagai bantuan sektor pertanian dan perikanan melalui program Aspirasi RJK Tahun 2026 kepada kelompok tani dan nelayan di Kabupaten Sorong.

Penyerahan bantuan dilakukan di Jati-Jati Cottage, Mariat, Kabupaten Sorong, Selasa (2/6/2026), sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan perikanan serta memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Bantuan sektor pertanian yang disalurkan meliputi empat kelompok ayam petelur, tujuh kelompok jalan usaha tani, 10 kelompok irigasi perpompaan, lima kelompok irigasi perpipaan, lima kelompok pekarangan bergizi, benih padi sawah, benih jagung hibrida, enam unit traktor roda empat, delapan unit traktor roda dua, 20 unit pompa air serbaguna, delapan unit rice transplanter, 60 unit hand sprayer, serta lima unit power thresher.

Selain itu, bantuan sektor perikanan juga diberikan berupa dua kelompok bioflok. Sementara program premi asuransi nelayan danbantuan bibit ikan air tawar, payau, dan laut masih dalam proses.

Robert Kardinal menyampaikan apresiasi kepada para petani yang selama puluhan tahun tetap bertahan dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan di Papua Barat Daya.

“Petani profesional ini sudah puluhan tahun bertahan. Ada yang sejak tahun 1981 masih tetap bertani sampai sekarang. Mereka datang dan berkembang karena dukungan pemerintah pusat,” kata Robert.

Ia mengungkapkan, saat ini pemerintah juga mendorong lahirnya petani milenial guna meningkatkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian.

“Saya mendengar ada petani milenial di Kabupaten Sorong dan saya ingin bertemu dengan mereka untuk membangkitkan kembali gairah anak muda di bidang pertanian,” ujarnya.

Menurut Robert, modernisasi pertanian melalui mekanisasi menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan produktivitas petani sekaligus mengatasi keterbatasan tenaga kerja di sektor pertanian.

“Karena itu kita siapkan bantuan alat dan mesin pertanian. Kendala pertanian saat ini bukan hanya lahan, tetapi juga peralatan. Ke depan proses tanam sampai panen harus semakin banyak menggunakan mesin agar lebih efektif dan efisien,” katanya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok penerima sehingga mampu meningkatkan hasil produksi pertanian dan perikanan serta mendukung kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sorong(Sumber)