Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyambut baik arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk satuan tugas (satgas) yang melibatkan para guru besar, dosen, peneliti hingga Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mempercepat pencapaian pembangunan nasional.
“Kami tentu menyambut baik arahan Presiden untuk membentuk satuan tugas yang melibatkan guru besar, dosen, peneliti, dan BRIN dalam mendukung percepatan kebijakan strategis nasional,” kata Hetifah kepada Kedai Pena, Selasa, 29 Juni 2026.
Lebih jauh, Hetifah meyakini, pelibatan komunitas akademik dan peneliti, merupakan langkah yang tepat. Menurutnya, hal ini agar setiap kebijakan pembangunan memiliki landasan ilmiah kuat, berbasis data, dan mampu menghasilkan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan.
“Sinergi antara perguruan tinggi, lembaga penelitian, pemerintah, dan dunia industri juga perlu terus diperkuat agar hasil riset tidak berhenti pada publikasi, tetapi dapat dihilirisasi menjadi inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan meningkatkan daya saing bangsa,” beber Politikus Partai Golkar ini.
Hetifah juga mengapresiasi, komitmen terhadap penyusunan peta jalan riset nasional hingga tahun 2045 serta penambahan anggaran riset. Namun, kata dia, peningkatan anggaran harus diikuti dengan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
“Kami tentu akan menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan bahwa penguatan ekosistem riset benar-benar mampu meningkatkan kualitas penelitian dan menghasilkan inovasi yang berdampak,” tandasnya.(Sumber)





