Politiknesia.com

Gubernur Papua Mathius Fakhiri Gandeng Kementerian ESDM Percepat Eksplorasi Migas Demi Dongkrak PAD

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menggandeng Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mempercepat eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) sebagai upaya mengoptimalkan potensi sumber daya alam, guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Gubernur Papua Mathius D Fakhiri, di Jayapura, Rabu, mengatakan langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, agar potensi migas di Papua dapat segera dikembangkan.

“Papua memiliki cadangan migas yang cukup menjanjikan, baik di wilayah perairan maupun daratan, sehingga perlu didukung dengan survei lanjutan dan investasi untuk mempercepat proses eksplorasi,” katanya pula.

Menurut Mathius, sebelumnya Kementerian ESDM telah melakukan survei seismik di kawasan perairan Papua, mulai dari Supiori hingga Jayapura. Saat ini hasilnya sudah memasuki tahap pelelangan wilayah kerja migas.

“Selain kawasan perairan, potensi migas juga terdapat di Kabupaten Mamberamo Raya dan Kabupaten Sarmi. Aktivitas eksplorasi di kedua daerah tersebut pernah dilakukan pada era 1970-an hingga 1980-an, namun terhenti akibat kondisi keamanan saat itu,” ujarnya lagi.

Dia menjelaskan, Pemprov Papua meminta Kementerian ESDM kembali mengirim tim teknis untuk melakukan survei lanjutan dan kajian yang lebih mendalam sebagai dasar pengembangan sektor migas di Papua.

“Dengan pengembangan sektor migas diharapkan dapat membuka peluang investasi baru, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan penerimaan daerah untuk mendukung pembangunan,” kata dia.

Pihaknya berharap sinergi antara Pemprov Papua dan Kementerian ESDM dapat mempercepat pemanfaatan potensi migas sekaligus memperluas akses energi, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh wilayah Papua.

“Kami juga berkoordinasi dengan Kementerian ESDM terkait percepatan program Papua Terang melalui peningkatan rasio elektrifikasi, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T),” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Papua Mathius D Fakhiri bersama instansi terkait di lingkungan Pemprov Papua melakukan kunjungan kerja ke Kementerian ESDM, di Jakarta, Selasa (30/6).(Sumber)