Politiknesia.com

12 Perusahaan Yang Masih Beli Minyak Dari Rusia, Salah Satunya Pertamina

Sebuah rudal balistik antarbenua Yars Rusia diluncurkan selama latihan oleh pasukan nuklir di lokasi yang tidak diketahui di Rusia, pada 19 Februari 2022. Rudal balistik antarbenua Yars memiliki jangkauan minimum 2.000 km dan maksimum 10.500 km. Russian Defence Ministry/Handout via REUTERS

Rusia mengadakan latihan nuklir di provinsi Ivanovo, yang terletak di timur laut Moskow. Interfax, sebuah kantor berita independen Rusia, mengutip Kementerian Pertahanan Rusia mengkonfirmasi bahwa latihan tersebut diadakan oleh pasukan nuklir di tanah Rusia.

Menurut Interfax, sekitar 1.000 prajurit terlibat dalam latihan yang digambarkan Reuters sebagai “manuver intens.” Latihan nuklir ini menggunakan lebih dari 100 kendaraan termasuk peluncur rudal balistik antarbenua Yars.

Latihan nuklir dilakukan menyusul pengumuman bahwa AS telah menyetujui paket bantuan keamanan senilai US$ 700 juta untuk dikirim ke Kyiv.

Bantuan akan mencakup helikopter, sistem senjata anti-tank, dan sistem roket artileri mobilitas tinggi jarak menengah.

Senjata itu adalah jenis yang diminta oleh para pemimpin Ukraina selama beberapa minggu terakhir.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba meminta negara-negara Barat memberikan persenjataan kepada Kyiv yang mampu menandingi daya tembak Rusia.

Presiden AS Joe Biden mengatakan roket jarak menengah akan memungkinkan Ukraina untuk menyerang target utama di medan perang dengan tepat

. Namun AS kemudian mengklarifikasi bahwa paket senjata baru hanya akan digunakan di wilayah Ukraina, dan tidak akan berusaha mencapai target di wilayah Rusia.

Sementara itu, pertempuran meningkat di Severodonetsk, Ukraina. Pasukan Rusia dilaporkan telah maju menuju pusat kota. Gubernur regional Luhansk Serhiy Haidai mengatakan bahwa pasukan penyerang telah mengambil alih sebagian besar kota utama di timur.

Severodonetsk adalah kota penting bagi Moskow untuk mencapai tujuannya membebaskan sepenuhnya wilayah Donbas.

Seperti Mariupol sebelumnya, kota ini hampir bertekuk lutut. Walikota Oleksandr Striuk mengatakan bahwa sekitar 60 persen kota telah hancur.(Sumber)

Leave a Reply