Delegasi DPP LSM LIRA dipimpin Wakil Presiden, Imam Bogie Yudhaswara beserta Sekjen Adam Irham, Menteri Zulkarnain Idris dan Rusdi Ali Hanafiah berkunjung ke Kantor Lemhanas RI dan diterima langsung Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily.
Dalam pertemuan tersebut Imam Bogie Yudhaswara menyampaikan saat ini teori national interest (kepentingan nasional) untuk menghadapi HTAG (Hambatan, Tantangan, Ancaman dan Gangguan). “Pemerintah dan masyarakat mesti bersatu padu demi kemajuan bangsa tercinta ini, terutama dalam penegakkan hukum dan lebih spesifik lagi pemberantasan Korupsi,” tuturnya.
Adam Irham menambahkan, sejak dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia tanggal 20 Oktober 2024, Prabowo Subianto berhasil meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dari posisi 34 menjadi 37 per 100, dan mengangkat Indonesia ke posisi 99 dari 180 negara, dibanding sebelumnya
berada di peringkat 115.
Menurut Catatan Mahfud MD, dalam 9 Bulan saja kepemimpinan Prabowo Subianto telah berhasil mengungkap 16 Kasus Besar. “Menurut Laporan Menkopolkam disebutkan dalam 100 Hari Kepemimpinan Prabowo Subianto, berhasil meyelamatkan uang negara sebesar RP. 6,7 Triliun,” papar Adam.
Komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam melawan korupsi tidak diragukan lagi, dalam pidatonya saat Hari Buruh Mei 2025, Presiden Prabowo Subianto mengatakan “Pemerintah yang saya pimpin bertekad untuk berusaha menghilangkan korupsi dari bumi Indonesia. Saya tahu, bahwa ini bukan pekerjaan yang ringan, ini pekerjaan yang berat,”
Presiden Prabowo menegaskan kesiapannya untuk berkorban demi kepentingan bangsa dan negara. Ia bahkan rela mengorbankan nyawanya dalam perjuangan melawan korupsi. Pernyataan keras ini, menurut DPP LSM LIRA adalah sinyal kuat arah kebijakan di bawah kepemimpinan Prabowo pemberantasan korupsi akan menjadi salah satu agenda prioritas utamanya
Per hari ini Presiden Prabowo telah membuktikan janji-janji politiknya untuk melawan dan memberantas Korupsi. Hal inilah yang perlu kita dukung bersama, jangan sampai Presiden Prabowo merasa sendirian dalam pemberantasan korupsi.
Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily menyambut baik dan mengapresiasi gerakan moral DPP LSM LIRA dalam mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia. “Saya akan mendukung selama membawa kebaikan bagi negara dan juga masyarakat Indonesia,” ucap Ace Hasan menanggapi hal-hal yang disampaikan Sekjen DPP LSM LIRA, Adam Irham.
Ace ajak DPP LSM LIRA ikut mengedukasi masyarakat tentang proxy yang dimainkan di media sosial, contoh beberapa waktu lalu sempat ramai tagar #KaburAjaDulu dan kebanggaan sebagian kecil anak muda mengibarkan bendera one piece sebagai bentuk protes katanya. “Hal ini tentu ada yang memainkannya, yaitu pihak asing yang memang tidak happy melihat Indonesia maju perekonomiannya, pemerintahannya dan lain sebagainya,” tutur Waketum DPP Partai Golkar tersebut.
Di akhir diskusi, Adam Irham mengundang Gubernur Lemhannas untuk hadir menjadi Keynote Speaker acara Diskusi Nasional DPP LSM LIRA di Bandung tanggal 29 Oktober 2025 dan Ace Hasan menyampaikan kesiapan hadir di acara tersebut.





