Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan pentingnya pembenahan sistem pendataan kemiskinan di NTT. Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Evaluasi Pendataan dan Program Penanggulangan Kemiskinan yang digelar secara daring pada Jumat, 6 Februari 2026.
Rapat diikuti seluruh pimpinan pemerintah kabupaten dan kota se-NTT. Evaluasi dilakukan untuk memastikan program bantuan sosial berjalan tepat sasaran.
Gubernur menyebut peristiwa tragis yang terjadi sebelumnya menjadi pengingat serius bagi pemerintah daerah. Ia menilai kejadian tersebut harus menjadi momentum pembenahan menyeluruh.
“Ini peringatan bagi kita semua agar sistem pendataan dan perlindungan sosial berjalan efektif,” ujar Gubernur Melki.
Menurutnya, masih ditemukan warga miskin yang belum menerima bantuan. Sebaliknya, terdapat warga yang tidak layak justru tercatat sebagai penerima.
Gubernur meminta sinergi dengan BPS dan Dukcapil diperkuat. Validasi data dinilai menjadi kunci keberhasilan program penanggulangan kemiskinan.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada manipulasi data maupun penyalahgunaan bantuan sosial. Pengawasan dan penindakan harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
Rapat ini diharapkan memperkuat koordinasi antar pemerintah daerah. Pemerintah provinsi menargetkan sistem perlindungan sosial yang lebih responsif dan tepat sasaran.(Sumber)





