Politiknesia.com

Mendukbangga Wihaji Ungkap 5 Quick Win BKKBN: Calon Pengantin Hingga Lansia

Menteri Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Wihaji menegaskan, program Pekan Merah Putih Tamasya (Taman Sayang Asuh Anak) merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mengurus siklus kehidupan masyarakat, mulai dari calon pengantin hingga lansia.

“Bahwa ada 5 quick win, siklus kehidupan yang kita urus, mulai dari Genting, (gerakan orang tua asuh cegah stunting), itu dari calon pengantin (Catin), bayi lahir kita urus, seribu hari pertama dengan Genting,” kata Wihaji kepada wartawan di Kantor BKKBN, Jakarta Timur, Selasa (19/8/2025).

“Setelah itu jadi anak balita, kita urus dengan tadi, Tamasya, setelah remaja, kita urus dengan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA), dan Super Apps Keluarga Indonesia,” sambungnya.

Wihaji menegaskan, seluruh rangkaian program itu adalah wujud hadirnya negara dalam mendampingi perjalanan hidup warga.

“Quick-win ini targetnya adalah kita ngurus siklus kehidupan, bahwa negara hadir, pemerhentian hadir, satu saja. Apa tugas kementerian kita melaksanakan astat cita keempat dan keenam, memastikan pengembangan sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan,” jelas Wihaji.

Lebih lanjut, ia menekankan, pembangunan sumber daya manusia ke depan harus dilakukan secara berkesinambungan.

“Caranya adalah supaya anak-anak kita ke depan menjadi generasi emas. Caranya harus berencana. Caranya ada hal yang harus kita selesaikan, mulai dari hulu sampai hilir. Mulai dari calon pengantin, ibu hamil, seribu hari pertama kehidupan, baduta, batita, baluta, kemudian remaja, generasi berencana, 10–24 tahun sampai nanti lansia,” paparnya.

Ia menutup dengan menekankan program Tamasya merupakan bagian penting dari strategi besar penguatan keluarga.

“Jadi semangatnya adalah memastikan negara hadir, pemerintah hadir, untuk anak Indonesia, mereka berhak mendapatkan pola asuh,” tutup Wihaji.(Sumber)