Politiknesia.com

Menkomdigi Meutya Hafid Wanti-wanti Bahaya Judol: Sistemnya Dirancang Bikin Pemain Selalu Kalah!

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, judi online (judol) sama halnya dengan penipuan online (scam). Hal itu disampaikan Menkomdigi dalam kegiatan Indonesia GOID Menyapa Gass Pol Tolak Judol di Kota Medan, Rabu, 13 Mei 2026.

Ia menyebut bahwa judol bukan sekedar hiburan permainan digital. Namun dikatakan Menkomdigi, bahwa judol memiliki system yang sama dengan penipuan daring.

Hal ini dijelaskan Meutya, membuat setiap pemain dipastikan akan selalu mengalami kerugian. Hal ini ditekankan Menkomdigi, tentunya dapat memberikan efek domino yang negative terhadap keluarga pemain judol.

“Judi online adalah scam yang sistemnya memastikan pemain hampir selalu rugi dan kalah dalam jangka panjang. Karena itu, kita semua harus menjadi garda edukasi, saling mengingatkan, serta melindungi keluarga dan anak-anak kita dari maraknya praktik ilegal ini,” kata Meutya dalam keterangan resminya, dikutip di Jakarta, Jumat, 15 Mei 2026.

ia lebih lanjut menjelaskan bahwa judi online adalah ancaman serius yang nyata di depan masyarakat. Menkomdigi menyatakan bahwa diperlukan penindakan tegas terkait dengan aktivitas judol.

Meutya mengatakan bahwa penanganan judol, tidak hanya cukup dengan dilakukan penutupan situs-situs judi online. Namun hal yang utama ditekankan Menkomdigi, ialah memberikan literasi digital, sehingga tumbuh kesadaran masyarakat dalam penolakan judol.

“Kita tidak hanya menutup akses aau melakukan takedown. Yang terpenting adalah menjangkau masyarakat luas dengan fakta-fakta ini, sehingga kesadaran tumbuh dari dalam keluarga dan komunitas,” ujar Menkomdigi Meutya.(Sumber)