Politiknesia.com
Parpol  

Survei Litbang Kompas: Mayoritas Pemilih PDIP dan PKS Tak Puas Kinerja Prabowo

Litbang Kompas merilis hasil survei terkait tingkat kepuasan dan keyakinan terhadap kinerja pemerintah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di 100 hari kerja, berdasarkan latar belakang pilihan partai.

Tercatat pemilih PKS dan PDIP lebih kritis terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Pemilih PKS hanya 49,4 persen puas atas kinerja pemerintah Prabowo-Gibran. Sementara itu, ada 50,6 persen yang merasa tidak puas.

Sedangkan pemilih PDIP yang puas terhadap kinerja pemerintah Prabowo-Gibran hanya 25,7 persen. Tercatat sebesar 74,3 persen yang merasa tidak puas.

Sebaliknya, kelompok pemilih dari enam parpol lainnya menyatakan puas rata-rata di atas 50 persen. Apresiasi paling tinggi berasal dari kelompok pemilih PAN.

Survei Litbang Kompas: Mayoritas Pemilih PDIP dan PKS Tak Puas dengan Kinerja Prabowo
100 Hari Kerja Prabowo-Gibran, Ini Program yang Sudah Berjalan. ©BPMI Setpres
Pemilih PAN Paling Puas dengan Kinerja Prabowo

Sebanyak 96 persen pemilih dari partai berlambang matahari ini menyatakan puas dengan kinerja pemerintah. Hanya 4 persen dari pemilih PAN yang tidak puas.

Di posisi berikutnya adalah pemilih Golkar. Jumlah pemilih Golkar yang mengapresiasi pemerintah terekam sebanyaj 90,4 persen. Sementara mereka yang tidak puas hanya 9,6 persen.

Hal yang sama juga ditunjukkan oleh kelompok pemilih Gerindra. Dari parpol yang dipimpin Prabowo ini, mayoritas pemilihnya memberikan apresiasi positif pada kinerja 100 hari pemerintah.

Sebanyak 87,0 persen merasa puas dengan kinerja Prabowo. Kemudian juga terlihat di kelompok pemilih PKB, Demokrat, dan NasDem yang selisih antara pemilih yang menyatakan puas dan tidak puas terhadap kinerja pemerintah relatif masih di atas 50 persen.

Artinya, masih lebih banyak mereka yang menyatakan puas kepada kerja-kerja pemerintah di tiga bulan pertama pemerintahan tersebut dibandingkan pemilih PDIP dan PKS.

Metodologi Survei

Sebagai informasi, metode penelitian survei periodik melalui wawancara tatap muka yang diselenggarakan Litbang Kompas 4-10 Januari 2025.

Sebanyak 1.000 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematik bertingkat di 38 provinsi.

Menggunakan metode ini pada tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error kurang lebih 3,10 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.(Sumber)