Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemanfaatan sumur minyak tua akan berdampak secara langsung terhadap perekonomian daerah. Berdasarkan hitungannya, satu sumur tua bisa menghasilkan tiga barel atau sekitar 500 liter dalam sehari.
Hitung-hitungan itu ia sampaikan saat mengunjungi salah satu sumur minyak tua di blok migas Cepu yang berlokasi di Blora, Jawa Tengah, pada Kamis, 17 Juli 2025. “Setelah saya mengecek, satu sumur masyarakat itu bisa mendapatkan tiga barel sampai lima barel,” kata Bahlil dikutip dari keterangan tertulis, Kamis, 17 Juli 2025
Berdasarkan perkiraan tersebut, penataan sumur minyak tradisional yang sedang dilakukan pemerintah bisa berkontribusi terhadap ekonomi dareah. Sebab bila minyak dari sumur tradisional dibeli melalui skema kerja sama wilayah kerja blok migas, Bahlil menyatakan harganya bisa mencapai US$ 49 per barel.
Nomor 1 Tahun 2008 tentang Pedoman Pengusahaan Pertambangan Minyak Bumi pada Sumur Tua.
Sebelumnya, Bahlil menelurkan Peraturan Menter ESDM Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi. Regulasi ini membuka ruang bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut berperan dalam mengelola sumur-sumur tua dengan tetap menjunjung prinsip keselamatan, keberlanjutan, dan tata kelola yang baik.
“Yang penting adalah masyarakat bisa menjalankan aktivitasnya dengan baik, jadi tidak rasa was-was. Dan mereka legal, supaya lingkungannya kita jaga,” kata Bahlil.(Sumber)





