Politiknesia.com

Dave Akbarshah: KIM Plus Masih Kompak Dukung Ridwan Kamil-Suswono di Pilgub Jakarta

Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi Golkar, Dave Akbarshah Fikarno Laksono menegaskan, Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, masih konsisten mendukung pasangan Ridwan Kamil (RK) dan Suswono dalam Pilgub Jakarta 2024.

Hal ini ia sampaikan usai ramainya kabar 7 anggota parpol yang tergabung dalam KIM Plus, mulai berpaling ke pasangan Pramono Anung-Rano Karno.

“Kalau secara institusi partai tetap mendukung dan Golkar dan juga partai-partai KIM, terlepas dari tujuh orang itu, tetap bekerja optimal untuk memenangkan Ridwan Kamil – Suswono (RIDO) di Pilkada ini,” ucap Dave di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2024).

Sejauh ini, kata putra politikus Golkar senior, Agung Laksono ini, mengatakan, tidak ada tanda-tanda kemunduran dari KIM Plus dalam mengusung Ridwan Kamil-Suswono.

Sampai saat ini, seluruh parpol yang tergabung dalam KIM Plus konsisten memperjuangkan kemenangan suet Ridwan Kamil dan Suswono di Pilgub Jakarta. Termasuk mengawal perolehan suara pasangan RK-Suswono.

“Tidak ada tanda-tanda bahwa KIM itu, apa namanya, KIM plus ini berjalan sendiri-sendiri, tidak. Semua KIM masih berjalan maksimal,” ujar Dave.

Sebelumnya, calon gubernur (cagub) Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung menerima delapan tamu dari anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus di kediamannya, Cipete, Jakarta Selatan, Kamis (31/10/2024).

Mereka adalah Sulton Mu’minah dari Partai Golkar, Muhammad Ishaq dan Abdul Hakim (PPP), Nafiudin (Partai Nasdem), Ahmad Faisal (PSI), Riko (PAN), serta Ahmad Syukri dan Okto Fudin (PKB).

Mantan Caleg PKB, Ahmad Syukri menyebut kedatangan mereka bertujuan untuk memberi dukungan secara terbuka kepada pasangan calon (Paslon) Pramono-Rano di Pilkada Jakarta 2024.

“Iya, berdasar pada keinginan dari konstituen kami yang menginginkan kami untuk membantu memenangkan pasangan Pak Pram dan Bang Doel,” kata Mantan Caleg PKB, Ahmad Syukri di Kediaman Pramono Anung, Jakarta Selatan, Kamis, (31/10/2024).

Ahmad mengatakan, alasan mengarahkan dukungan kepada Paslon Pramono-Rano, karena menilai pasangan ini adalah sosok pemimpin dengan nilai humasnis yang tinggi. Serta dinilai dapat membuat kondusivitas dalam pembangunan di Jakarta.

“Pemimpin itu sebisa mungkin, jangan membuat kegaduhan. Jangan membuat kebisingan,” ujarnya.

(Sumber)