Politiknesia.com

Eki Pitung Bongkar Rahasia Stabilitas Jakarta, Betawi Jadi Paku Bumi Penjaga Kota!

Ketua Dewan Adat Bamus (Badan Musyawarah) Betawi, Eki Pitung, menegaskan peran strategis masyarakat Betawi dalam menjaga stabilitas dan keamanan Jakarta, seiring dengan penilaian Global Residence Index 2026 yang dirilis pada April 2026, bahwa Jakarta menjadi salah satu kota paling aman di Asia Tenggara.

Dalam podcast Ngopini bertajuk “Betawi Jadi Paku Bumi, Jakarta Jadi Kota Paling Aman Kedua ASEAN”, Ketua Dewan Adat Bamus (Badan Musyawarah) Betawi, Eki Pitung, menegaskan bahwa capaian tersebut tidak bisa dilepaskan dari peran aktif masyarakat Betawi dalam menjaga harmoni sosial di Jakarta.

Menurutnya, sejak Bamus Betawi menjadi wadah besar yang menaungi puluhan organisasi ke-Betawian, arah gerakan yang dibangun tidak hanya bersifat kultural, tetapi juga strategis dalam menjaga stabilitas kota.

“Betawi ingin menjadi perekat di Jakarta, menjadi penyambung silaturahim, dan menjaga stabilitas keamanan. Kami hadir sebagai wadah dari berbagai elemen Betawi untuk memastikan Jakarta tetap kondusif. Itu memang menjadi orientasi utama kami sejak awal,” ujar Eki.

Ia menjelaskan, Bamus Betawi yang menaungi puluhan organisasi ke-Betawian mulai dari ormas, yayasan, hingga sanggar budaya memiliki orientasi kuat dalam memperkuat peran sosial masyarakat Betawi, khususnya dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan di tengah dinamika kota.

“Sejak saya dipercaya memimpin pada 2023, orientasi kami jelas, salah satunya menjaga stabilitas Jakarta. Kami berupaya menghadirkan peran jawara-jawara Betawi untuk menjaga harmonisasi di tengah masyarakat. Ini bagian dari tanggung jawab sosial kami sebagai tuan rumah di Jakarta,” tegasnya.

Di tengah kehidupan Jakarta yang tidak pernah berhenti dan dipenuhi arus urbanisasi, Eki mengakui potensi gesekan sosial tetap ada. Namun ia menekankan bahwa masyarakat Betawi memiliki prinsip keterbukaan yang kuat, selama semua pihak menghormati nilai-nilai lokal.

“Jakarta ini kota yang hidup 24 jam, semua orang datang dari berbagai daerah untuk mencari rezeki. Betawi pada dasarnya terbuka, siapapun boleh datang dan hidup di sini. Tapi ada prinsip yang harus dijaga, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” katanya.

Eki juga menyinggung peristiwa kerusuhan yang sempat terjadi pada Agustus 2025 sebagai pengingat pentingnya kedewasaan masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif. Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh kepentingan tertentu.

“Kita pernah melihat bagaimana situasi bisa memanas, dan itu jadi pelajaran bagi kita semua. Saya mengajak masyarakat, termasuk teman-teman ojol, untuk tetap bekerja secara wajar dan tidak mudah dimanfaatkan. Jangan sampai kita dijadikan alat oleh kepentingan tertentu yang justru merugikan kita sendiri,” ujarnya.

Lebih jauh, Eki menegaskan bahwa keamanan Jakarta merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat penegak hukum.

“Jakarta memang harus kita jaga bersama. Ini bukan hanya tugas kepolisian, tapi tanggung jawab kita semua sebagai warga. Kalau kita ingin kota ini aman, maka kita harus bangun bersama dengan suasana yang kondusif, harmonis, dan saling menghargai,” tegasnya.

Ia juga mengaitkan karakter inklusif masyarakat Betawi dengan sejarah penetapan Jakarta sebagai ibu kota negara. Menurutnya, keterbukaan menjadi kunci utama yang menjadikan Jakarta sebagai ruang hidup bersama bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Kenapa Jakarta dipilih sebagai ibu kota? Karena masyarakat Betawi itu terbuka dan akomodatif. Tidak membedakan suku atau agama, semua diterima selama menjaga ketertiban. Prinsipnya sederhana, siapapun boleh datang, tapi jangan bikin rusuh di sini,” pungkas Eki.

Melalui pernyataan tersebut, Eki Pitung menegaskan bahwa stabilitas Jakarta bukanlah sesuatu yang terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari kerja kolektif, nilai budaya yang inklusif, serta komitmen bersama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Kalau kamu ingin mendengar langsung bagaimana Eki Pitung membedah peran Betawi dalam menjaga stabilitas Jakarta, lengkap dengan perspektif tajam yang jarang diungkap di ruang publik, langsung saja tonton episode penuh podcast Ngopini di link berikut ini https://www.youtube.com/@NgopiniPodcast. {radaraktual}