Politiknesia.com

Penjelasan Menko Airlangga Program Makan Siang Gratis Masuk APBN 2025: Itu Kan Amplop!

Sidang kabinet yang salah satu agendanya membahas RAPBN 2025 turut membahas soal program Prabowo-Gibran. Salah satu yang dibahas adalah program yang populer, makan siang gratis.

Adapun pembahasan program Prabowo-Gibran di RAPBN 2025 menuai sorotan. Sebab, KPU belum mengeluarkan hasil resmi penghitungan suara Pilpres 2024. Meski, dalam penghitungan suara sementara, suara Prabowo-Gibran memimpin dengan persentase di atas 50 persen.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pembahasan program Prabowo-Gibran di RAPBN 2025 merupakan amplop.

“Itu, kan, namanya envelop. Amplop,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (27/2).

Ia mengibaratkan anggaran program Prabowo-Gibran itu sebagai amplop, yang artinya hanya bungkusnya saja. Namun detailnya ada di dalam amplop.

“Amplop anggaran, kan, harus dibaca detailnya lagi,” ujarnya.

Airlangga juga menjawab mengapa program paslon lainnya, Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud, tidak ikut dibahas di RAPBN 2025.

“Enggak pakai anggaran,” pungkasnya sambil tertawa.

Dalam pengantar sidang kabinet, Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk mengakomodasi rencana kerja pemerintah dan kebijakan fiskal 2024 terhadap program presiden terpilih hasil Pilpres 2024.

“RKP dan kebijakan fiskal adalah jembatan untuk menjaga keseimbangan pembangunan dan mengakomodasi program-program presiden terpilih hasil Pilpres 2024,” kata Jokowi, Senin (26/2).

Meski demikian, Jokowi menyebut penyusunan kebijakan sambil menunggu hasil perhitungan resmi KPU. “Karena yang menjalankan APBN 2025 adalah presiden terpilih,” ujarnya.(Sumber)