Politiknesia.com

Tekad Bulat Ahok Menangkan Pramono Anung-Rano Karno di Pilgub Jakarta

Mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bertekad memenangkan pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta.

Menurutnya, sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) ia memiliki tanggungjawab untuk memenangkan pasangan Pramono Anung-Rano Karno. Ditambah, Ahok juga ingin menjadikan pasangan ini sebagai gubernur terbaik untuk Daerah Khusus Jakarta di masa mendatang.

“Kita kan ingin sekali tiap masa punya kesulitannya masing-masing sehingga beliau bisa meninggalkan legacy yang baik, itu sih. Jadi kita akan terus dukung. Kami berkewajiban calon dari PDIP tentu harus tinggalkan legasi yang baik,” kata Ahok di kawasan Semanggi, Jakarta Pusat, Kamis (19/9/2024).

Ahok mengatakan permasalahan-permasalahan yang dihadapi pada masa yang akan datang dinilai cukup berat seperti kondisi ekonomi global dan bonus demografi yang diterima Indonesia pada tahun 2045. Ia menilai masalah tersebut harus segera diatasi, salah satunya dengan menggandeng berbagai pihak termasuk pemerintah pusat.

“Tahun depan ekonomi mungkin tambah susah, kita juga sudah melewati istilahnya bonus demografi kita mulainya 2015 kan. Ini sudah 10 tahun nih, sebentar lagi 2030 sudah puncak turun di 2045 nih,” ujarnya.

“Nah kita ingin sumber daya manusia semua dengan uang yg ada, dengan ide ide yang ada, bagaimana Pemda dengan swasta, dengan warga Jakarta, dengan pemerintah pusat bisa saling kerja sama,” tutur Ahok, menambahkan.

Sebelumnya, bakal pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno akan bertemu dengan mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pertemuan tersebut akan berlangsung pada Kamis (19/9/2024) siang di Simpang Susun Semanggi, Jakarta Pusat.

Pertemuan para mantan Gubernur Jakarta merupakan agenda khusus pasangan ‘Jakarta Menyala’ tersebut. Pasalnya, setelah resmi mendaftar sebagai cagub-cawagub Jakarta Pramono-Rano langsung menemui para mantan Gubernur Jakarta, di antaranya adalah Sutiyoso dan Fauzi Bowo.

Setelah bertemu Ahok, Pramono-Rano juga akan menemui Anies Baswedan.

“Kenapa Mas Anies yang (ditemui) terakhir? Karena Mas Anies memang (Gubernur) yang terakhir (menjabat),” kata Pramono, dalam podcast Akbar Faizal Uncensored, dikutip (19/9/2024).

Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengungkapkan keinginannya bertemu Joko Widodo (Jokowi) setelah 20 Oktober 2024. Ia menyebut pertemuan ini dilangsungkan dalam kapasitas Jokowi sebagai mantan Gubernur DKI Jakarta.

“Saya tidak punya beban, saya berani memutuskan yang paling penting, persoalan-persoalan yang dulu-dulu tidak terselesaikan harus diselesaikan,” ujarnya.

(Sumber)