Anggota DPD RI Alfiansyah Komeng berkelakar kala ditanya mengenai potensi dirinya menjadi Ketua DPD RI. Komeng pun mengatakan jika dirinya menjadi Ketua DPD, bukan tidak mungkin Gedung Nusantara V akan hancur.
“Kalau saya yang memimpin ini gedung roboh,” kata Komeng di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2024).
Sebelumnya, MPR RI akan segera mengakhiri masa jabatannya di periode 2019-2024. Dengan begitu mulai banyak yang mengincar posisi Wakil Ketua MPR RI dari unsur anggota DPD.
Senator dari Sulawesi Tengah, Akbar Supratman menyatakan sebanyak 20 orang anggota DPD mengusulkan anggota DPD RI terpilih dari Jawa Barat, Alfiansyah Komeng. Menurutnya, sosok Komeng dianggap mampu membawa suasana baru dalam pimpinan MPR RI ini.
“Kenapa kita memilih Bang Komeng? Karena yang pertama faktor Bang Komeng ini dengan cara beliau berkomunikasi, suasananya cair,” kata Akbar di The Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2024) malam.
Sebagai wakil dari wilayah timur, Akbar menyatakan akan memberikan dukungan terhadap komedian dengan tagline ‘uhuy’ ini. Ia menyebut dirinya sudah mengantongi beberapa dukungan dari wilayah lain pula.
“Nah, jadi kalau bicara mengenai dukungan ke Bang Komeng, ini kan tentu, dukungannya itu ada dari Barat 1, Barat 2, Timur 1, Timur 2,” ucapnya.
Akbar mengatakan, dukungan tersebut murni ide dari beberapa senator yang setuju Komeng menjadi Wakil Ketua MPR RI dari unsur DPD di periode berikutnya. Ia pun menegaskan, upaya ini tidak dimaksudkan untuk melangkahi proses pergantian anggota DPD RI yang belum dilantik.
“Kita tidak melangkahi proses pemilihan pimpinan DPD RI, tetapi untuk pimpinan MPR RI, karena ini gerakan organik, terutama dari teman-teman pendatang baru, yang jumlahnya kurang lebih 88,” ujarnya.
Di lain sisi, Anggota DPD perwakilan Sulawesi Selatan, Al Hidayat Samsu menyatakan Komeng tepat menjadi salah satu pimpinan MPR RI. Baginya, Komeng telah memiliki bekal yang cukup kuat untuk menarik perhatian publik.
“Karena yang pertama, secara hak pilih, Bang Komeng sudah mendapatkan 5 juta di Jawa Barat,” tuturnya.
(Sumber)





