Politiknesia.com

Ketum DPP KNPI, Tan Taufik Lubis Desak Presiden Pecat Menteri Tak Becus dan Tak Profesional

Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan reshuffle terhadap Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding. Desakan ini muncul setelah adanya dugaan bahwa kedua pejabat tersebut mengabaikan tugas negara dan terlibat dalam aktivitas yang tidak pas dan kurang pantas, seperti bermain domino, di tengah situasi genting yang membutuhkan perhatian penuh dari mereka.

Ketua Umum DPP KNPI Tantan Taufik Lubis, menyatakan bahwa perilaku tersebut tidak hanya mencederai kepercayaan publik, tetapi juga menunjukkan sikap tidak profesional dalam menjalankan amanah sebagai pejabat negara. “Kami memandang bahwa bangsa ini membutuhkan pemimpin yang serius dan berdedikasi. Bagaimana mungkin seorang menteri dan kepala lembaga menghabiskan waktu bermain domino ketika tanggung jawab besar menanti? Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat,” Tegasnya

DPP KNPI menekankan bahwa reshuffle kabinet adalah langkah yang penting untuk memastikan pemerintah tetap berjalan sesuai harapan rakyat. “Jika ada pejabat yang tidak serius, maka Presiden harus bertindak tegas. Kami percaya Presiden Prabowo memiliki visi untuk membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas, dan tindakan reshuffle adalah bagian dari itu,” tambah Wakil Rektor Universitas Jakarta ini.

Sebagai Menteri kehutanan, Raja Juli Antoni memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola sumber daya hutan Indonesia, yang menjadi salah satu aset penting bangsa. Sementara itu, Abdul Kadir Karding, yang memimpin Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/ P2MI, memiliki tugas strategis untuk melindungi pekerja migran Indonesia yang sering kali menjadi korban eksploitasi di luar negeri. Ketidakseriusan mereka dalam menjalankan tugas sangat berdampak pada masyarakat luas.

Ketua Umum DPP KNPI Tantan Taufiq Lubis yang merupakan Presiden World National Youth Council Federation juga menyoroti dampak buruk dari sikap dan kinerja para pejabat tersebut:

1. Penurunan Kepercayaan Publik:
Perilaku seperti ini menciptakan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pejabat negara. Bagaimana rakyat dapat percaya kepada pemimpin yang tidak serius menjalankan tugasnya?

2. Kerugian Nasional:
Tugas kementerian dan lembaga strategis seperti kementerian Kehutanan dan Kementerian P2MI tidak boleh diabaikan, karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam pengelolaan hutan dan perlindungan pekerja migran.

3. Citra Pemerintahan Tercoreng: Sikap tidak profesional dari pejabat negara dapat merusak citra pemerintahan di mata masyarakat nasional ataupun di hadapan dunia internasional.

DPP KNPI menyerukan kepada Presiden Prabowo untuk bertindak cepat dan tegas. “Kami, pemuda Indonesia, mendukung reshuffle kabinet untuk menciptakan pemerintahan yang lebih baik. Jangan biarkan pejabat seperti ini terus mencoreng nama baik kabinet presiden prabowo,” tegas Tantan Taufiq Lubis Yang biasa dipanggil Tolub ini.

Organisasi kepemudaan ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawasi kinerja para pejabat publik. “Pemuda Indonesia harus kritis dan berani bersuara untuk memastikan pemerintah berjalan sesuai harapan rakyat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, DPP KNPI adalah organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia tempat berhimpunnya para pemimpin pemuda indonesia yang berkomitmen untuk mengawal isu-isu strategis bangsa, terutama yang berkaitan dengan kepemimpinan, integritas, dan masa depan generasi muda.

Komite Nasional Pemuda Indonesia Di bawah Kepemimpin Ketua Umum Tantan Taufiq Lubis Terlibat Aktif Dalam Berbagai Kegiatan Internasional dan Menjadi Pemimpin Dalam Berbagai Platform Organisasi Global Seperti UN Youth Assembly, OIC Youth, Non Aligned Movement, Asean Youth Council, Asian African Youth Government, Asia Muslim Youth Network, World Assembly of Muslim Youth, International Youth Union, World NYC Federation dan Insitutusi internasional Lainnya