Politiknesia.com

Menko Airlangga Bawa Angin Segar Bagi 18,8 Juta KPM Penerima BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp. 600 Ribu

Rencana pemerintah untuk kembali menyalurkan BLT Mitigasi Risiko Pangan sebesar Rp 600 ribu kembali ditunggu oleh keluarga penerima manfaat (KPM).

Jika benar, nantinya KPM akan menerima BLT MRP sebesar Rp 200 ribu per bulan yang diberikan selama tiga bulan.

Terkait bansos tambahan pemerintah itu, begini kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang bawa angin segar bagi KPM penerima BLT.

BLT MRP ini disalurkan langsung sekali waktu, sehingga masyarakat KPM akan menerima BLT MRP sebesar Rp 600 ribu.

Adapun untuk bantuan bansos BLT MRP ini dibagi menjadi dua kategori penyaluran, baik berupa barang dan uang tunai.

Meski penyalurannya sudah ditunggu oleh penerima KPM, ternyata bansos MRP ini termasuk bantuan sosial non regular yang bersifat khusus dan hanya dibagikan dalam momen tertentu.

Menurut informasi yang dilansir dari berbagai sumber, bahwa BLT Mitigasi Resiko Pangan ini disalurkan kepada 18,8 juta penerima manfaat se-Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan tidak terdapat kendala, serta dipastikan anggarannya siap.

Hanya saja saat ini belum ada titik terang tentang jadwal pencairan BLT MRP.

“Nggak ada sebetulnya, enggak ada kendala. Anggaran ada pasti,” ujarnya dilansir dari Antara.

Diketahui sebelumnya pemerintah telah menyalurkan BLT MRP sebesar Rp200 ribu per bulan pada tiga bulan pertama 2024 kepada 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

BLT Mitigasi Risiko Pangan ini menjadi program pemerintah menggantikan bansos BLT El-Nino yang juga diterima oleh 18,8 juta KPM.

“BLT Mitigasi Risiko Pangan kita masih liat seluruh postur APBN,” ujar dia.

Bantuan langsung tunai tersebut sudah diberikan dalam periode tiga bulan, yakni Januari hingga Maret 2024.

“Jumlahnya Rp200 ribu per bulan dan sehingga tentu ini kita baru anggarkan yang disetujui Menteri Keuangan, dievaluasi tiga bulan. Jadi sampai bulan Maret dulu, nanti kita evaluasi, baru berikutnya nanti kita lihat kembali,” ujar dia.

Sebagai informasi, nasib penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan menjadi tidak jelas setelah Pemerintah mengumumkan pada Januari lalu.

Sebab diawal peluncuran, Airlangga mengatakan bahwa BLT MRP akan cair pada 2024.

Lalu kemudian direvisi lagi menjadi Maret 2024. Namun hingga akhir April 2024, nyatanya BLT Mitigasi Rp 600 ribu, tak juga dicairkan sampai sekarang. (Sumber)