Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyerahkan 3 Komunike dari hasil diskusi KTT Urban 20 di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (31/8). Komunike ini akan dilanjutkan sebagai pembahasan G20.
“Adapun terkait dengan hasil communicate-nya sudah disampaikan tadi kepada G20 presidensi melalui Bapak Menko Perekonomian dan communicate ini menyangkut tiga hal penting,” kata Anies dalam konferensi pers, Rabu (31/8).
3 Komunike yang dihasilkan dalam KTT U20 tersebut adalah;
Investasi di bidang kesehatan dan perumahan rakyat
Pemfasilitasan transisi menuju penggunaan energi yang berkelanjutan dan kesetaraan akses untuk yang berkelanjutan atau ramah lingkungan
Pentingnya menyiapkan pendidikan dan pelatihan untuk masa depan pekerjaan.
Di lokasi yang sama, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai Sherpa perwakilan presidensi G20, akan memasukkan 3 Komunike tersebut sebagai bagian dari persiapan Summit Meeting G20 di Bali November nanti.
Airlangga juga menegaskan G20 akan berfokus pada bidang kesehatan, transformasi digital, transisi energy dan penanganan food security.
“Jadi 4 pilar pokok itu juga criss-crossing juga terkait dengan urban. Karena kita ketahui bahwa [ke] depan masyarakat akan lebih banyak yang tinggal di daerah perkotaan. Nah ini yang menjadi tantangan dan harapan,” ujar Airlangga.
U20 atau Urban 20 merupakan sebuah forum dari bagian G20 yang berisi para pemimpin kota di dunia. U20 berfokus pada permasalahan perkotaan seperti masalah infrastruktur, perekonomian, kesehatan dan digitalisasi. Rangkaian U20 ini akan berlanjut kepada forum G20 di mana berisikan para pemimpin dunia.
Setelah forum G20 selesai diselenggarakan, akan menghasilkan sebuah rekomendasi kerja dan beberapa kesepakatan kebijakan antar anggota G20 yang dijadikan landasan pembangunan berkelanjutan bagi tiap-tiap anggota G20 termasuk Indonesia yang saat ini bertindak sebagai tuan rumah.(Sumber)





