Politiknesia.com

Pramono Anung Soal Kasus TBC Naik di Jakarta: Belum Perlu Ditanggapi Berlebihan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi kenaikan kasus Tuberkulosis (TBC) yang dilaporkan terjadi di ratusan Rukun Warga (RW) di ibu kota. Menurutnya, lonjakan tersebut belum perlu disikapi secara berlebihan.

“Saya mendapatkan laporan, dalam satu-dua hari ini memang ada kenaikan kasus TBC di Jakarta. Tapi belum perlu ditanggapi secara berlebihan,” kata Pramono di Jakarta, Minggu (18/5/2025).

Meski begitu, Pemprov DKI telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan, termasuk Pasukan Putih, JakCare, dan JakAmbulans sebagai layanan kesehatan inovatif yang diberikan secara gratis kepada warga.

Pramono berharap Pasukan Putih bisa menjadi garda terdepan dalam deteksi dini kasus TBC, terutama di wilayah rawan.

“Mereka sudah mulai turun ke lapangan, terutama di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan,” ujarnya.

274 RW Siaga TBC, Dinkes Kerahkan Pasukan Putih dan Kader TB

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengakui tingginya angka TBC di wilayah ibu kota. Saat ini, terdapat 274 RW yang berstatus siaga TBC.

Dinkes telah mengimplementasikan strategi pengendalian berbasis komunitas, dengan mengerahkan Pasukan Putih dan kader TB untuk aktif mencari kasus baru, khususnya di lingkungan padat penduduk.

“Pasukan Putih akan berkolaborasi dengan kader TB untuk edukasi dan deteksi kasus, termasuk mendampingi pasien selama pengobatan yang memakan waktu hingga enam bulan,” jelas Ani.

Ia menekankan pentingnya kepatuhan minum obat bagi pasien TBC agar tidak menularkan ke orang lain dan untuk mencegah resistansi obat.

“Pemprov DKI berkomitmen penuh mengendalikan penyebaran TBC. Kami berharap masyarakat juga berperan aktif,” pungkasnya.(Sumber)