Politiknesia.com

Delegasi Pemuda Indonesia di Bawah Ketum KNPI, Tantan Taufik Lubis Hadiri Democracy Youth Summit 2025

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Tantan Taufik Lubis memimpin delegasi pemuda Indonesia menghadiri perhelatan puncak tahunan para pemimpin muda dan pegiat demokrasi global ‘Democracy Youth Summit’ di Kota Tokyo, Jepang dari 12 -19 Agustus 2025. Acara ini dihadiri ratusan aktivis muda dari puluhan negara, anggota parlemen muda dan para intelektual muda kampus serta United Nation Youth Envoy.

Indonesia mengirimkan 9 orang delegasi pemuda dari KNPI, OIC Youth, NYC Indonesia dan sejumlah OKP baik tingkat pusat maupun daerah, terdiri dari Ketua Umum DPP KNPI, Tantan Taufik Lubis, Sekjen DPP KNPI, Ahmad Fauzan, Ketua Bidang Infokom DPP KNPI Achmad Annama, Ketua Bidang Pendidikan Ayi Jamaludin dan segenap pengurus lainnya yaitu: Irda, Alizza, Rifki, Hamdan dan Rangga. Para pemuda ini berkesempatan mewakili Indonesia menghadiri acara yang sangat luar biasa.

Tiga diantaranya, yaitu Achmad Annama, Alizza dan Rangga menjadi narasumber pada sesi diskusi panel di National Olympics Memorial Youth Center Sangubashi, Tokyo dalam berbagai topik yang berbeda mengenai AI/ Technology, Economic Challenges in the Global South dan Democracy.

Perhelatan Democracy Youth Summit 2025 di Tokyo, Jepang ini adalah pertemuan puncak dari proses sembilan bulan kampanye partisipasi pemuda dalam demokrasi dan politik di 79 negara secara simultan. Selain itu ada sejumlah tema kunci yang berkaitan dengan peran pemuda dalam menghadapi perubahan iklim, kesetaraan gender, tantangan ekonomi dan resolusi konflik.

Menurut Tantan, acara ini sangat luar biasa. Selain membuka wawasan yang lebih luas tentanga banyak hal juga berjejaring dengan ratusan pemuda dari berbagai benua: Asia, Afrika, Eropa hingga Amerika. “Acara ini luar biasa, kami pemuda Indonesia dari KNPI, OIC Youth, NYC Indonesia sangat beruntung bisa diundang menghadiri Democratic Youth Summit 2025. Sangat bermanfaat untuk menjalin hubungan sesama pemuda dunia terutama terkait isu-isu terkini terkait demokrasi dan pemuda,” tutur Tantan yang juga Wakil Rektor Universitas Jakarta ini.

Dalam acara ini, selain workshop, seminar dan diskusi panel, para peserta juga diajak mengunjungi gedung parlemen Jepang dan berdiskusi dengan sejumlah politisi Jepang yang menjadi anggota parlemen serta Staf Khusus Sekjen PBB Bidang Pemuda, Felipe Paullier.